Bagaimana Cara Membuat Marketing Plan Yang Baik Dan Benar?

Bagi Anda yang memiliki atau baru ingin merintis sebuah perusaahan pasti sudah mempunyai yang namnya rencana bisnis, karena rencana bisnis adalah salah satu pondasi penting dalam menjalankan sebuah perusahaan. Namun, yang tidak kalah penting dari rencana bisnis adalah rencana pemasaran atau marketing plan.

Rencana pemasaran ini berfokus pada keberhasilan mendapat dan menjaga konsumen agar tetap merasa nyaman menggunakan barang atau jasa dari perusahaan Anda. Maka dari itu, sebuah perusahaan harus cerdas menyusun rencana pemasaran. Kualiktas market plan bergantung kepada si pembuat dan tentu akan lebih baik jika dalam pembuan market plan  melibatkan orang-orang yang terkait secara langusng dengan proses pemasaran.

Lalu, bagaimana cara membuat marketing plan yang baik dan benar? Sebelum masuk ke pembahasan itu, akan lebih baik Anda paham apa itu market plan terlebih dahulu.

Pengertian Marketing Plan

Pengertian Marketing Plan
Pengertian Marketing Plan

Marketing plan merupakan proses managemen yang berorientasi pada strategi pemasaran dengan tujuan mencapai sasaran marketing, dari situ marketing plan harus dilakukan melalui serangkaian proses koordinasi dan sistematis agar memeroleh kepututusan bersama dalam rencana pemasaran.

Sedangkan menurut Malcom McDonal marketing plan merupakan proses manajemen yang mengarah pada sebuah perencanaan pemasaran. Perencanaan tersebut merupakan urutan logis dan merupakan rangkaian aktivitas yang mengarah pada tujuan pemasaran, juga berperan untuk membuat rumusan rencana sebagai pencapai tujuan.

Sebuah keuntunganbesar jika perusahaan Anda dapat membuat marketing plan dengan strategi yang baik. Marketing plan yang baik tentu bisa membuat bisnis Anda mencapai keuntungan yang efektif da efisien. Ada beberapa komponen dalam marketing plan, antara lain pengumpulan informasi, penyebarluasan informasi, strategi promos dan juga koordinasi pemasaran. Komponen-komponen tersebut merupakan taktik perusahaan untuk menggunakan sumber daya yang ada seefektif meungkin.

Secara umum Marketing plan bisa dikatakan berfungsi sebagai penentu cara perusahaan agar bisa menempatkan strategi pemasaran yang sesungguhnya di dalam praktik pasar. Subyek utamanya adalah sumber daya manusia yang ada di perusahaan.Hal ini berfungsi menentukan dan memastikan bagaimana  sumber daya manusia di perusahaan bisa menjalankan planning yang telah susun, agar penetapan tujuan jelas dan berguna untuk jangka panjang perusahaan Anda.

Marketing plan  dibuat tentu memiki fungsi dan tujuannya untuk perkembangan perusahaan. apa saja?

Baca Juga: Apa Itu Digital Marketing 4.0? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Tujuan Dibuatnya Marketing Plan

Tujuan Dibuatnya Marketing Plan
Tujuan Dibuatnya Marketing Plan

Marketing plan merupakan peta yang jalan untuk perusahaan Anda yang akan memberikan arahan untuk mencapai tujuan di dalam sebuah bisnis. Marketing plan sudah pasti harus bisa menjadi rujukan bagi perusahaan dan hasilnya juga harus dinilai secara berkala.

Berikut ini merupakan beberapa point tujuan marketing plan:

  • Mengetahui informasi perubahan pasar dan perusahaan pesaing
  • Membangun relasi dan jaringan kerja lebih luas dengan perusahaan atau organisasi lain
  • Bentuk penyesuaian bisnis
  • Bisa meningkatkan keuntungan perusahaan yang efisien dan efektif.

Selain Tujuan, marketing plan  juga tentunya memiliki manfaat bagi perusaan. Apa saja manfaat dari market plan ini?

Manfaat Marketing Plan

Manfaat Marketing Plan
Manfaat Marketing Plan

Membuat market plan yang tersusun rapi, detail tentu akan banyak menguntungkan bagi perusahaan. Pemasaran merupakan hal penting untuk perusahaan, pasalnya, pemasaran merupakan bentuk pengelolaan yang nantinya akan berdampak untuk pelanggan yang membeli atau menggunakan jasa perusahaan Anda. Ada beberapa manfaat marketing plan yang akan dijabarkan berikut ini:

  • Koordinasi aktivitas marketing bisa dicapai dengan lebih baik oleh perusahaan Anda
  • Dapat mengidentifikasi perkembangan perusahaan sudah sanpai sejauh mana
  • Bisa menjadi acuan perusahaan tersebut untuk mengubah beberapa kebijakan yang sekiranya tidak menguntungkan perusahaan
  • Menjadi alat dalam menghindari konflik yang ada di perusahaan yang menyangkut dengan langkah apa yang harus ditempuh oleh perusahaan selanjutnya
  • Sumber informasi mengenai kebijakan perusahaan yang akan dibuat atau diperbarui
  • Acuan untuk manager agar bergerak dan berpikir ke arah yang lebih sistematis
  • Memberikan kejelasan target market sehingga akan lebih mudah untuk menemukan pelanggan dan klien mana yang akan Anda bidik

Setelah Anda mengetahui apa itu marketing plan, tujuan, dan maafnya, langkah selanjutny adalah Anda harus menyusun marketing plan  itu untuk perusahaan Anda. Menyusun rencana pemasaran tidak bisa sebarangan, karena ini akan berpengaruh pada target pasar dan hasil untuk perusahaan Anda. Maka dari itu, simak beberapa cara membuat marketing plan yang baik dan benar.

Baca Juga: Trik Marketing Yang Bisa Merusak Reputasi Anda

Cara Membuat Marketing Plan Yang Baik Dan Benar

Cara Membuat Marketing Plan Yang Baik Dan Benar
Cara Membuat Marketing Plan Yang Baik Dan Benar

Bagi Anda pemilik perusahaan sudah pasti ingin brand Anda dikenal dan memiliki nilai penjualan yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Dengen Anda mempunyai marketing plan yang tepat untuk perusahaan Anda, keinginan Anda akan dapat Anda capa.  Berikut adalah langkah-langkah membuat marketing plan yang baik dan benar:

1. Buat Executive Summary

Untuk memastikan bahwa pihak-pihat yang bekerja sama dengan perusahan Anda, paham mengenai perusahaan Anda. Di dalam marketing plan, anda dituntut untuk dapat menjelaskan garis besar mengenai seluk beluk perusahaan yang sedang Anda jalankan.

2. Melakukan Analisis Situasi

Salah satu komponen penting untuk memulai penyusunan marketing plan adalah analisis SWOT. Analisis SWOT ini akan membantu manager perusahaan dalam membuat pemetaan peluang dan permasalahan yang kemungkinan bisa muncul, serta kelemahan dan kekuatan perusahaan untuk mencapai tujuan marketing.

3. Tentukan Terget

Setalah melakukan analisis SWOT, langkah selanjutnya adalah menentukan target pasar. Anda harus jeli dalam menentukan target di dalam market plan yang Anda susun. Jika Anda dapat menyusun marketing plan Anda, dalam menentukan target pasar semakin spesifik, maka semakin mudah juga untuk menarik perhatian mereka untuk menjadi konsumen Anda.

Jika Anda sudah mengetahui target pasar Anda, Anda dapat menyusun strategi untuk mencapai target pasar tersebut. Strategi pemasaran sangatlah penting dilakukan untuk meminimalisasi anggaran  agar memeroleh keuntungan yang maksimal.

4. Jelaskan Mengenai Unique Selling Preposition (USP)

Jelaskan secara detail beberapa keunikan produk atau jasa yang perusahaan Anda tawarkan. Dengan mengemukakan Unique Selling Preposition  yang ada di produk atau jasa perusahaan Anda, secara tidak langsung Anda telah menyedian pembanding untuk produk kompetitor perusahaan Anda.

5. Tetapkan Strategi Harga dan Positioning

Dengan  dijelaskannya mengenai Unique Selling Preposition dan target market yang telah perusahaan Anda tentukan, langkah selanjutnya Anda dapat menentukan ‘positioning’ yang tepat untuk produk atau  jasa yang perusahaan Anda tawarkan dalam marketing plan perusahaan Anda. Anda dapat menentukan range harga yang tepat untuk produk atau jasa yang perusahaan Anda miliki, hal ini akan memberi gambaran yang tepat untuk brand perusahaan Anda.

6. Tawarkan Apa yang Dapat Anda Berikan

Selain menjelaskan Unique Selling Preposition pada produk maupun jasa yang perusahaan Anda tawarkan, Anda bisa memberikan penawaran yang menarik kepada target konsumen ataupun pelanggan lama seperti free trial, harga khusus, atau voucer belanja.

Adanya penawaran yang tercantum dalam marketing plan Anda, Anda dapat merencanakan kapan penawaran itu bisa diberlakukan untuk menggaet konsumen baru atau memperhatankan konsumen lama.

7. Siapkan Strategi Online Marketing

Anda tidak boleh lupa memasukkan online marketing ke dalam market plan Anda. Di zaman serba gadget ini, online marketing adalah hal wajib yang harus perusahaan Anda lakuakn dalam menawarkan produk atau jasa perusahaan Anda.

Anda dapat melakukan strategi-strategi seperti penggunaan keyword atau kata kunci, optimalisasi search engine, sampai memasang iklan berbayar di sejumlah situs  online. Jangan lupa juga untuk melakukan kegiatan marketing melalui media sosial.

8. Jalin Kerjasama

Kerjasama dalam sebuah bisnis merupakan hal yang selalu dilakukan oleh pelaku bisnis dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaannya. Anda dapat memasukkan rencana kerjasama dengan siapa saja ke dalam marketing plan yang Anda susun. Lalu bagaimana caranya untuk menjalin kerjasama itu?

Anda dapat mencari tahu terlebih dahulu perusahaan yang memiliki produk atau pun jasa yang bersifat komplementer dengan produk maupun jasa yang perusahaan Anda tawarkan. Beberkan beberapa alasan yang menarik mengapa mereka harus bekerja sama dengan perusahaan Anda.

Baca Juga: Pengaruh Perkembangan Perusahaan yang Menggunakan Digital Marketing

9. Rencanakan Kegiatan Distribusi yang Jelas

Ini adalah market plan yang tidak boleh Anda lupakan. Setelah anda tahu perilaku konsumen dan target pasar yang akan Anda tuju, Anda harus merencanakan kegitan distribusi untuk menjual produk atau jasa Anda.

10. Coba Refferal Strategy

Anda tentu ingin supaya brand Anda semakin dikenal.  referral strategy adalah salah satu cara yang harus Anda cantumkan ke dalam marketing plan Anda. Pastikan Anda menjalankan referral strategy  dengan baik sehingga setiap konsumen akan bercerita mengenai kepuasannya menggunakan produk atau jasa yang perusahaan Anda tawarkan.

Anda dapat memperjelas prosesnya dalam marketing plan seperti memberikan hadiah atau penawaran istimewa bagi para konsumen yang akan terus memberikan konsumen baru bagi perusahaan Anda.

11. Gunakan Retention Strategy

Mempertahankan konsumen agar terus menggunakan produk atau jasa perusahaan Anda adalah hal yang sangat penting, karena tentunya Anda tidak ingin kehilangan pelanggan ‘kan? Maka dari itu, Anda harus mencantumkan Retention Strategy ke dalam marketing plan Anda. Nah, untuk mempertahankan konsumen Anda, Anda dapat menggunakan retention strategy seperti memberikan hadiah untuk konsumen yang setia menggunakan produk atau jasa perusahaan Anda.

12. Perkirakan Rincian Rencana Keuangan

Perincian keuangan, jug aharus Anda masukkan saat Anda menyusun rencana pemasaran. Dengan membuat rincian rencana keuangan Anda tentunya dapat membuat perikiraan secara garis besar dana yang akan digunakan untukk beberapa bulan atau tahun ke depan. Perincian ini mungkin tidak akan 100% tepay, tapi ini bisa untuk acuan dana yang akan dikeluarkan oleh perusahaan Anda dalam setiap kegiatannya.

13. Rincian Strategi untuk Meningkatkan Penjualan

Demi meningkatkan angka penjualan, Anda tentunya harus menyiapkan strategi yang mumpuni untuk mebidik lebih banyak target konsumen. Maka dari itu, Anda harus memasukkan rincian strategi penjualan ke dalam marketing plan yang Anda buat.

Salah satu caranya anda dapat  membuat kampanye untuk produk atau jasa yang perusahaan Anda tawarkan atau Anda juga bisa menawarkan paket hemat produk atau jasa yang perusahaan Anda tawarkan.

Itulah beberapa penjabaran mengenai market plan, tujuan market plan untuk perusahaan, manfaat market plan untuk perusahaan, dan Bagaimana cara membuat marketing plan yang baik dan benar. Dari situ, Anda tentunya tahu bagaimana pentingnya menyusun market plan untuk kelangsungan bisnis Anda ‘kan? Oleh karenanya, susunlah market plan yang baik uantuk perusahaan Anda. Selamat mencoba!

This entry was posted in Guide, Lain-Lain and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *