<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>promosi digital Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<atom:link href="https://ronif.com/tag/promosi-digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ronif.com/tag/promosi-digital/</link>
	<description>Blog Teknologi, Informasi Digital, &#38; Berita Teknologi Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Nov 2023 05:00:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://ronif.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-android-chrome-512x512-1-1-32x32.png</url>
	<title>promosi digital Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<link>https://ronif.com/tag/promosi-digital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hal Penting Untuk Sukses di eCommerce</title>
		<link>https://ronif.com/hal-penting-untuk-sukses-di-ecommerce/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2018 06:58:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[promosi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2639</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peralihan transaksi dari konvensional ke digital tidak bisa dibendung lagi. Banyak penjual yang sudah merasakan secara langsung dampak dari semakin populernya transaksi online. Bahkan banyak retail yang sebelumnya hanya menjual produk lewat toko fisik menyediakan opsi pembelian online. Meski terlihat menjanjikan, faktanya menjual produk secara online semakin susah sebab pemain-pemain besar mulai ikut bergabung. Mereka tidak segan mengeluarkan biaya besar untuk kampanye iklan. Lalu, bagaimana bisnis kecil bisa bersaing jika seperti itu? Anda tidak perlu khawatir, masih banyak pengusaha kecil dan menengah yang sukses dengan bisnis mereka. Yang terpenting adalah anda harus ulet dan tekun. Berikut ini adalah beberapa tips mengelola web Sukses di eCommerce : Ikuti tren-tren terbaru Banyak bisnis yang sudah berdiri selama puluhan tahun harus gulung tikar karena tidak bisa mengikuti perkembangan jaman. Perubahan di dunia teknologi sangat cepat dan ini sangat mempengaruhi pola belanja masyarakat. Hanya 10 tahun lalu mall-mall masih dipadati pengunjung, sekarang banyak yang mulai sepi sebab konsumennya beralih ke online. Perubahan seperti ini akan terus terjadi, sehingga sebagai pebisnis anda harus melakukan penyesuaian. Sebuah usaha perlu memiliki goal atau tujuan yang jelas. Misalnya soal target usia, anda tidak perlu menjaring konsumen dari semua rentang usia sebab tiap rentang usia punya kegemaran masing-masing. Fashion saja seringkali berbeda untuk anak-anak, wanita muda, ibu-ibu, pria lajang, dan pria dewasa. Menargetkan demografis yang spesifik akan membantu anda dalam memberikan layanan terbaik. Jaga reputasi Banyak konsumen lebih suka membeli barang dari penjual yang punya reputasi baik. Jika sebuah toko mendapatkan banyak review buruk dari konsumen, orang lain akan enggan bertransaksi dengan toko tersebut. Sebaliknya, jika toko punya reputasi baik, konsumen akan melakukan re-purchase dan bahkan menjadi pelanggan tetap. Sebanyak 31% konsumen lebih tertarik melakukan pembelian ulang produk pada toko yang reputasinya baik, sementara untuk toko yang sering mendapat keluhan, peluang mendapatkan konsumen akan berkurang 22%. Silakan posisikan diri anda sendiri sebagai pembeli. Apakah anda akan begitu saja membeli produk dari seorang penjual? Kami yakin anda akan menggali informasi apakah toko tersebut layak dipercaya atau tidak dengan membaca review dari konsumen lain. SEO sangat penting Google masih menjadi raja mesin pencari saat ini, jadi tak heran jika kebanyakan trik SEO dibuat menyesuaikan perubahan algoritma Google. Dulu mungkin gampang masuk halaman depan. Berbekal backlink saja, website bisa merangsek ke deretan teratas. Tapi sekarang kondisinya sudah berbeda. Marketer perlu berjuang ekstra agar web eCommerce mereka mendapatkan posisi layak di mesin pencari. Menanam backlink tidak cukup, justru jika salah website anda bisa ditendang karena dianggap melanggar guidelines. Konten berkualitas masih menjadi hal esensi. Oleh sebab itu, sebaiknya koreksi konten low-quality yang mungkin pernah anda post di tahun-tahun sebelumnya. Konten dengan banyak iklan afiliasi juga dianggap punya value yang lebih rendah. Jika ada banyak link sponsor di web, usahakan situs-situs tersebut punya authority yang baik. Tips berikutnya, pakai keyword populer pada konten. Tujuannya adalah untuk mendatangkan traffic. Namun begitu, hindari melakukan spam, misalnya dengan penggunaan keyword berulang-ulang. Ini merupakan salah satu alasan mengapa web bisa diblacklist oleh Google. Tingkatkan kepuasan pelanggan Happy customers akan dengan senang hati melakukan pembelian di web eCommerce anda berulang kali. Mulailah dengan membuat navigasi yang mudah dimengerti. Situs yang terlihat terlalu rumit bisa membuat orang malas melakukan penelusuran lebih jauh. Memang tidak ada salahnya membuat web dengan beragam fitur dan layanan, tapi navigasinya tetap harus mudah, sehingga pengunjung tidak merasa kebingungan. Kemudian, anda juga bisa menyelipkan Call to Action pada artikel. Ini merupakan ajakan untuk membeli sebuah produk setelah review. Tentu untuk meningkatkan konversi penjualan, review harus berkualitas. Deskripsi produk harus jelas, begitu pula gambar pendukungnya. Namun hindari menjelaskan produk secara hiperbola sebab jika kualitas tidak sesuai dengan ekspektasi mereka, pembeli bisa merasa dibohongi. Alhasil, mereka jadi kapok belanja di toko anda. Nah, itu tadi beberapa tips untuk sukses di eCommerce. Semoga bermanfaat.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/hal-penting-untuk-sukses-di-ecommerce/">Hal Penting Untuk Sukses di eCommerce</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memakai Promosi TV Dan Digital Secara Beriringan</title>
		<link>https://ronif.com/memakai-promosi-tv-dan-digital-secara-beriringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2017 11:58:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>
		<category><![CDATA[media elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[promosi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2222</guid>

					<description><![CDATA[<p>Promosi TV dan digital tidak perlu dipilih salah satu. Jika anda merasakan manfaat keduanya, pakai saja secara bersamaan. Strategi marketing tidak semuanya saling tumpang tindih, justru beberapa bisa melengkapi antara satu sama lain. Hal ini berlaku untuk promosi TV dan digital. Pemirsa TV rata-rata sudah menggunakan Smartphone, jadi mereka bisa melihat iklan pada perangkat yang berbeda. Penggunaan perangkat digital semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bersamaan dengan itu pula, layanan streaming juga tumbuh subur, mulai dari yang gratis seperti Youtube hingga yang berbayar seperti Netflix. Ketergantungan terhadap media elektronik seperti TV menjadi berkurang sebab orang bisa menikmati program favorit mereka lewat media online. Maka dari itu, sebaiknya anda tidak fokus hanya pada satu strategi marketing saja. Mengabaikan salah satunya bisa membuat promosi berjalan kurang efektif sebab audiens terpecah menjadi dua. Perlu riset Penonton TV dan pengguna internet punya keterkaitan antara satu sama lain. Jika ada acara heboh yang sedang ditayangkan di TV, pencarian di internet dengan query yang berkaitan biasanya akan meningkat selang beberapa jam setelah acara tersebut ditayangkan. Ini berlaku pula sebaliknya. Jika ada berita yang lebih dulu heboh di dunia maya, media televisi akan berlomba-lomba memberitakannya, sehingga viewer-pun meningkat. Penonton TV biasanya merasa terdorong mencari informasi di internet ketika mereka melihat iklan yang menarik. Maka dari itu, sangat penting untuk membuat iklan yang menggugah rasa penasaran sebab jenis iklan seperti ini sangat mudah viral. Di dalam iklan harus terdapat tagline yang mudah diingat. Tagline bisa berupa kalimat atau nama perusahaan. Contohnya adalah iklan marketplace online. Iklan marketplace biasanya selalu menyertakan nama perusahaan / website. Itu agar penonton mudah mengingat dan mau melakukan pencarian ketika sudah terkoneksi dengan internet. Beberapa langsung akan mengetik URL, sementara yang lainnya akan memakai mesin pencari untuk menemukan website yang dimaksud. Konten berkaitan Iklan yang dibuat untuk TV sebaiknya berkaitan dengan iklan digital. Menjaga kontinuitas sangat penting agar konsumen merasa yakin dengan produk dan layanan yang ditawarkan. Terkadang brand kita mirip dengan brand lain. Maka dari itu, agar tidak timbul kesalahpahaman, pesan yang disampaikan pada iklan TV harus berkaitan dengan iklan digital. Sebelumnya kita sudah membahas tentang cross-device marketing. Prinsip serupa juga perlu diterapkan pada teknik marketing ini. Konten iklan boleh bervariasi, tapi tetap harus ada keterkaitan antara satu sama lain. Memelihara konsistensi tidak hanya bisa meningkatkan penjualan, tapi juga bisa membangun kepercayaan konsumen. Retargeting Iklan TV sangat efektif untuk memperluas target audiens. Tidak semua pengguna internet adalah pemirsa televisi. Banyak orang menghabiskan waktu mereka di depan layar komputer. Orang-orang ini jarang sekali menonton televisi. Tapi tidak sedikit pula yang memakai keduanya secara bersamaan. Misalnya dari pagi sampai sore mereka bekerja di depan komputer, kemudian pada malam harinya beralih ke layar televisi. Dengan audiens yang berbeda, anda bisa mendapatkan banyak konsumen potensial dengan beriklan di TV. Memang tidak semuanya akan langsung berkunjung ke website dan terkonversi menjadi penjualan, tapi setidaknya itu bisa meningkatan brand awareness. Jenis pemirsa TV juga berbeda-beda. Ada TV yang dirancang untuk program hiburan, ada pula yang lebih mengedepankan unsur edukasi. Berkaitan dengan hal tersebut, jenis iklan yang ditampilkan harus tepat dan merepresentasikan ketertarikan mereka. Tujuannya adalah agar iklan menjadi lebih efektif. Kesimpulan dari pembahasan ini adalah kita bisa memakai promosi TV dan digital secara beriringan.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/memakai-promosi-tv-dan-digital-secara-beriringan/">Memakai Promosi TV Dan Digital Secara Beriringan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/111 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: ronif.com @ 2026-09-21 01:38:30 by W3 Total Cache
-->