<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kecerdasan buatan Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<atom:link href="https://ronif.com/tag/kecerdasan-buatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ronif.com/tag/kecerdasan-buatan/</link>
	<description>Blog Teknologi, Informasi Digital, &#38; Berita Teknologi Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 07:34:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://ronif.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-android-chrome-512x512-1-1-32x32.png</url>
	<title>kecerdasan buatan Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<link>https://ronif.com/tag/kecerdasan-buatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AI dalam Bisnis Digital 2026: Panduan Memilih Layanan Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial</title>
		<link>https://ronif.com/ai-dalam-bisnis-digital-2026-panduan-memilih-layanan-sesuai-kebutuhan-dan-kemampuan-finansial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tipop]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 07:58:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Digital]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ronif.com/?p=11413</guid>

					<description><![CDATA[<p>Panduan sederhana memilih layanan AI untuk bisnis digital di tahun 2026, mulai dari tren AI terbaru, jenis layanan yang tersedia, hingga tips memilih sesuai kebutuhan harian dan kemampuan finansial.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/ai-dalam-bisnis-digital-2026-panduan-memilih-layanan-sesuai-kebutuhan-dan-kemampuan-finansial/">AI dalam Bisnis Digital 2026: Panduan Memilih Layanan Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Bidang Kecerdasan Buatan (AI) yang Dibutuhkan</title>
		<link>https://ronif.com/pekerjaan-bidang-kecerdasan-buatan-ai-yang-dibutuhkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[RoniF]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 12:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[artificial inteligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ronif.com/?p=7732</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah menjadi salah satu teknologi yang mendapatkan perhatian besar. AI merujuk pada kemampuan mesin untuk meniru kecerdasan manusia, seperti pemrosesan bahasa alami, pengenalan wajah, pembelajaran mesin, dan pengambilan keputusan, Mari kita bahas pekerjaan bidang kecerdasan buatan (AI) yang dibutuhkan. Dengan berkembangnya AI Pekerjaan bidang kecerdasan buatan ini semakin dibutuhkan. Inilah beberapa pekerjaan yang khususnya berkaitan dengan AI: 5 Perusahaan Yang Membutuhkan Tenaga Ahli AI Ada berbagai jenis perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli AI/ pekerjaan bidang kecerdasan buatan yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan, baik itu untuk pengembangan produk, analisis data, atau penerapan teknologi AI dalam proses bisnis mereka. Beberapa contoh perusahaan yang umumnya membutuhkan tenaga ahli AI adalah: Perusahaan-perusahaan di berbagai industri ini hanya beberapa contoh dari banyaknya perusahaan yang membutuhkan tenaga ahli AI. Permintaan untuk ahli AI terus meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi ini, dan peluang pekerjaan di bidang ini menjadi semakin luas dan menarik. Gaji para ahli AI bervariasi Gaji para ahli AI bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, termasuk tingkat pengalaman, lokasi geografis, perusahaan tempat mereka bekerja, dan peran yang mereka pegang. Peran yang lebih senior dan spesialisasi yang lebih tinggi dalam AI cenderung memiliki gaji yang lebih tinggi. Berikut ini adalah perkiraan kisaran gaji untuk beberapa peran umum dalam bidang AI: Perlu diingat bahwa ini hanya perkiraan kisaran gaji dan angka-angka tersebut dapat bervariasi tergantung pada banyak faktor. Faktor lain seperti tingkat pendidikan, sertifikasi, dan reputasi individu juga dapat mempengaruhi gaji. Penting untuk melakukan penelitian yang cermat dan mempertimbangkan faktor-faktor ini saat mengevaluasi gaji dalam industri AI.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/pekerjaan-bidang-kecerdasan-buatan-ai-yang-dibutuhkan/">Pekerjaan Bidang Kecerdasan Buatan (AI) yang Dibutuhkan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profesi di Era Kecerdasan Buatan yang Mungkin akan Tergerus</title>
		<link>https://ronif.com/profesi-di-era-kecerdasan-buatan-yang-mungkin-akan-tergerus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoddut]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2021 17:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ronif.com/?p=4397</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kecerdasan buatan merupakan suatu penemuan yang luar biasa di bidang teknologi dan kini sedang dikembangkan terus menerus. Ya, banyak sekali pekerjaan manusia yang akan diambil alih oleh robot yang mengandalkan kecerdasan buatan ini. Ada beberapa profesi di era kecerdasan buatan yang diprediksi tidak akan berguna lagi. Inilah 6 Profesi di Era Kecerdasan Buatan yang Mungkin akan Tergerus Ada beberapa profesi yang diprediksi akan mati karena manusia memilih untuk menggunakan robot sebagai penggantinya. Ya, itu semua karena konsistensinya sehingga bisa bekerja 24 jam penuh. Ada beberapa profesi di era kecerdasan buatan yang mungkin tak terpakai lagi, misalnya: Sopir Pekerjaan pertama yang saat ini sudah bisa dilihat masa depannya adalah sopir. Seperti yang kita tahu saat ini bahwa sudah banyak perusahaan otomotif yang menggunakan kecerdasan buatan pada kendaraan yang diproduksinya. Hal ini membuat orang bisa naik mobil atau kendaraan lain tanpa pengemudi sama sekali. Lalu, bagaimana bisa berjalan? Ya, pengguna tinggal menyalakan mesin, memasukkan tujuan dan kendaraan akan berjalan secara semestinya. Apakah tidak menabrak? Kendaraan tersebut dibekali dengan kecerdasan buatan dan berbagai sensor yang canggih sehingga bisa mendeteksi berbagai hal di sekelilingnya. &#160;Oleh karena itu, profesi sopir di masa depan kemungkinan akan tergantikan oleh mobil canggih tersebut. Kurir Kurir yang saat ini menjadi pekerjaan yang paling dibutuhkan kemungkinan besar di era kecerdasan buatan sudah tidak laku lagi. Bahkan saat ini sudah mulai dikembangkan oleh Amazon yaitu dengan drone delivery. Jadi, barang dibawa menggunakan drone melalui perjalanan udara untuk bisa menuju ke alamat tujuan. Setelah itu, drone akan turun dan melepaskan barang yang dibeli tepat di alamat tujuan. Kecerdasan buatan bisa mendeteksi seberapa jauh dan di mana peletakan paket yang sesuai dengan alamat. Sistem ini bisa berjalan di siang hari maupun malam hari sehingga kemungkinan jasa kurir nantinya akan hilang. Pembantu atau Asisten Rumah Tangga Profesi yang mungkin akan hilang di masa kecerdasan buatan yang selanjutnya adalah pembantu atau asisten rumah tangga. Saat ini kecerdasan buatan untuk menggarap berbagai jenis pekerjaan rumah tangga sudah mulai dikembangkan. Kamu tahu sapu dan pel otomatis yang bisa membersihkan lantai secara otomatis? Itu sudah menggunakan kecerdasan buatan di mana bisa mendeteksi kotoran dan juga benda-benda yang mungkin akan merusak dirinya sendiri saat berbenturan. Tak hanya itu saja, kini dengan menggunakan Google Asistance kamu bisa mendapatkan apa saja hanya dengan berkata. Tinggal katakan “Ok Google, buka pintu” maka pintu akan terbuka. Tak hanya membuka pintu, menyetel musik, menyalakan lampu, dan lain-lain bisa tanpa sentuhan. Jadi, bagaimana nasib pembantu atau asisten rumah tangga kelak? Akuntan Semakin dikembangkannya berbagai software akuntansi kemungkinan juga akan menggerus pekerjaan akuntan. Bagaimana tidak? Tak perlu merekrut akuntan terlalu banyak, software tersebut bisa mengolah data dengan baik tanpa dengan ketelitian tinggi sehingga laporan keuangan bisa tercetak dengan sendirinya. Bahkan bagi pebisnis dalam skala besar tak perlu menyediakan akuntan dengan jumlah yang banyak. Sebab, semua proses pengolahan data telah terintegrasi dengan sangat baik dan rapi. Kesalahan demi kesalahan yang mungkin sering dilakukan oleh akuntan bisa diminimalkan bahkan dihilangkan. Pengolahan data juga bisa berlangsung secara online sehingga bisa berjalan 24 jam non stop. Customer Service Pekerjaan yang kemungkinan besar mati digantikan oleh kecerdasan buatan adalah pelayanan pelanggan atau customer service. Kini semua keluhan konsumen bisa dijawab dengan mudah oleh bot sehingga tak memerlukan manusia untuk menjawab pertanyaan. Tinggal masukkan beberapa data training berupa pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pelanggan dan bagaimana cara menjawabnya secara tepat. Sistem akan otomatis melakukan suatu analisis sehingga jawaban yang terkait bisa dijawab dengan baik. Cara ini bida dilakukan 24 jam oleh satu sistem saja. Berbeda dengan merekrut pegawai untuk customer service yang banyak dan harus membuat sistem shift yang membuat pengeluaran untuk gaji menjadi makin besar. Pelayan Selain beberapa pekerjaan di atas, kini tugas pelayan juga makin banyak digantikan oleh robot. Beberapa negara maju seperti Jepang sudah mulai mengembangkan pelayan menggunakan robot. Pelayan-pelayan ini bisa mengidentifikasi pelanggan mana yang memesan makanan tersebut. Pelayan tak hanya berbentuk seperti robot saja, bisa juga dalam bentuk mesin yang dipasang sesuai dengan meja pelanggan. Artinya, profesi sebagai pelayan mungkin akan hilang di era kecerdasan buatan di masa depan. Banyak pebisnis yang memilih menggunakan robot karena bisa melayani tanpa rasa lelah, bisa bekerja 24 jam, konsisten, dan bisa melakukan pendeteksian dengan sangat canggih. Sebab, membayar pelayan itu tak murah tapi jika melayani sendiri tenaganya masih kurang. Baca Juga : Memahami Lebih Jauh Tentang Teknologi Holografi Nah, itu dia prediksi beberapa profesi di era kecerdasan buatan yang mungkin tidak akan digunakan lagi. Akan tetapi, untuk masa kini di mana kecerdasan buatan masih dikembangkan profesi tersebut masih tetap berjalan dengan baik. Hanya saja, saat ini memang diakui sudah muncul beberapa kolaborasi antara kecerdasan buatan dengan manusia pada umumnya.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/profesi-di-era-kecerdasan-buatan-yang-mungkin-akan-tergerus/">Profesi di Era Kecerdasan Buatan yang Mungkin akan Tergerus</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Kecerdasan Buatan Sering Digunakan Sehari-Hari</title>
		<link>https://ronif.com/aplikasi-kecerdasan-buatan-sering-digunakan-sehari-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoddut]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 03:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ronif.com/?p=4416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudahkah kamu familiar dengan istilah Artificial Intelligence atau yang disingkat dengan Al? Artificial Intelligence merupakan kecerdasan buatan dimana 10 tahun yang lalu masih menjadi bahan guyonan di masyarakat. Namun anehnya, kini hampir setiap kehidupan masyarakat tidak lepas dari aplikasi kecerdasan buatan. Secara singkat, kecerdasan buatan merupakan kecerdasan yang ditambahkan oleh manusia ke dalam suatu sistem teknologi yang diatur dan dikembangkan dalam konteks ilmiah dan merupakan bentukan dari kecerdasan entitas ilmiah yang ada. Jika kamu berpikir kecerdasan buatan harus berbentuk robot dan benda-benda mati lainnya itu salah, kini secara sederhana kecerdasan buatan bisa kamu gunakan dalam bentuk aplikasi. Kegiatan Sehari-hari Yang Melibatkan Aplikasi Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (Al) atau kecerdasan buat menekanankan pada sebuah teknologi yang mampu bekerja dan berekasi seperti manusia, teknologi tersebut nantinya akan bisa memahami bahasa manusia secara natural mulai dari mengenali wajah, bahasa, dan lain-lain. Keberadaannya memang ditujukan secara khusus untuk mempermudah kehidupan manusia. Hingga kini kamu mungkin tidak mengetahui jika sudah ada banyak sekali aplikasi kecerdasan buatan yang secara tidak sadar sudah kamu gunakan. Nah, oleh sebab itu berikut ini kegiatan sehari-hari yang melibatkan kecerdasan buatan beserta dengan contoh aplikasinya. Menggunakan GPS Jika kamu sedang berada di luar daerah yang asing, tentu GPS menjadi solusi utama agar kamu tidak tersesat kan? GPS yang merupakan kepanjangan dari Global Positioning System adalah sebuah sistem yang digunakan untuk menentukan letak sebuah lokasi dengan bantuan penyelarasan sinyal dari satelit. Oleh sebab itu GPS mampu mengetahui jalur tercepat dan bebas macet yang akan direkomendasikan untukmu. Berkat kecerdasan buatan yang sudah ditanamkan ini, sekarang kamu juga bisa mengetahui ketika ada kecelakaan ataupun informasi untuk menghindari jalur ganjil-genap. Canggih banget kan? Nah, contoh dari aplikasi berbasis GPS yang sering digunakan saat ini adalah Google Maps ataupun Peta yang bisa kamu dapatkan dengan mudah di Play Store maupun App Store. Memesan Ojek Online Generasi milenial tentu sudah tidak asing lagi dong dengan aplikasi ojek online? Siapa sih sekarang yang tida pernah mengendarai ojek online? Jika dulu kamu harus meemukan pangkalan ojek terdekat, kini ojeklah yang akan menghampirimu. Selain bisa digunakan untuk memesan ojek online saat hendak berpergian, kamu juga bisa memesan makanan menggunakan aplikasi ojek online. Aplikasi ojek online yang kini seringkali digunakan seperti Gojek dan Grab memang sangat membantu kebutuhan manusia. Aplikasi ini secara pintar mampu mendeteksi supir yang lokasinya berada dekat denganmu, mengalkulasi total pembayaran, dan merekomendasikan restoran yang sesuai dengan lokasi, bahkan makanan kesukaanmu. Canggih banget ya? Berbelanja Online Banyaknya media sosial yang sudah dialih fungsikan sebagai sarana untuk memasarkan produk membuka peluang bagi para pembuat kecerdasan buatan untuk menciptakan aplikasi yang bisa digunakan untuk berbelanja tanpa perlu pergi ke tokonya langsung. Hal ini sudah bisa dibuktikan dengan budaya konsumtif masyarakat saat ini yang sudah serba digital dan online. Mau apapun kini tinggal klik di smartphone dan menunggu barang yang dipesan datang. Baca Juga : Aplikasi Teknologi Realitas Virtual Dalam Berbagai Bidang Ulah siapa lagi jika bukan kecerdasan buatan? Sistem berbelanja online memang sudah tidak bisa dipungkiri telah membantu kehidupan manusia. Sebab saat ini banyak sekali masyarakat yang tidak sempat berbelanja langsung karena kesibukan dan hal lainnya. Beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk berbelanja online saat ini adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, Buka Lapak, dan masih banyak lagi lainnya. Mendengarkan Musik Apakah benar mendengarkan musik termasuk dalam kecerdasan buatan? Jawabannya tentu iya! Dulu saat kamu ingin mendengarkan musik kamu mungkin hanya bisa mendengarkannya di radio atau mp3 dimana lagu yang ingin kamu dengar harus didownload terlebih dahulu secara manual bukan? Lain halnya dengan saat ini. Kini berkat aplikasi streaming music seperti Apple Music, Joox, dan Spotify akan memberikan rekomendasi playlist yang sesuai dengan moodmu hari ini. Kamu juga tidak perlu mendownload satu persatu lagu yang ingin kamu dengarkan. Jadi aplikasi mana yang sering kamu gunakan untuk mendengarkan musik? Editing Foto Kini media sosial ramai dengan filter yang bisa merubah wajah seseorang berbeda dari muka aslinya. Beberapa aplikasi bisa merubah wajah manusia menjadi sosok lain seperti seekor harimau, anjing, maupun kucing. Selain bisa mengedit seperti itu, kamu juga bisa menggunakan aplikasi editing foto untuk membuat hasil bidikanmu tampak lebih menarik dengan beberapa fitur yang tersedia. Misalnya saja kamu ingin merubah foto yang kamu potret memiliki suasana atau nuansa pada tahunn 90-an, atau mengedit langit agar tampak lebih cerah. Itu semua bisa kamu lakukan berkat kecerdasan buatan yang diciptakan dalam bentuk aplikasi editing. Beberapa aplikasi yang bisa kamu gunakan adalah PicsArt, Lightroom, Snapchat, dan masih banyak lagi lainnya. Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan salah satu penemuan yang semakin lama akan semakin berkembang dan terus berkembang mengikuti perjalanan. Jika kamu menjumpai aplikasi kecerdasan buatan pada masa mendatang yang mirip dengan aplikasi saat ini, maka aplikasi tersebut sudah dikembangkan agar bisa sesuai dengan situasi dan kondisi di masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/aplikasi-kecerdasan-buatan-sering-digunakan-sehari-hari/">Aplikasi Kecerdasan Buatan Sering Digunakan Sehari-Hari</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan</title>
		<link>https://ronif.com/cara-membuat-artificial-intelligence/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoddut]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 08:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ronif.com/?p=4419</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kehidupan manusia saat ini sudah tidak bisa dipisahkan dari Artificial Intelligence atau keerdasan buatan. Banyak sekali kegiatan sehari-hari manusia yang dibantu oleh kecerdasan buatan mulai dari menggunakan GPS, memesan ojek online, menikmati chat video, berbelanja online, maupun mendengarkan musik. Lalu bagaimana sih cara membuat artificial intelligence? Apakah sangat sulit? Semakin lama banyak sekali orang yang mulai tertarik dengan artificial intelligence atau yang selanjutnya disebut dengan Al. Hal ini juga didukung dengan banyaknya kehadiran film fiksi ilmiah yang mengundang pikiran setiap orang menjadi penasaran dengan adanya Al ini. Jika kamu berpikir bahwa Al harus berbentuk seperti robot sehingga sulit untuk dibuat, maka kamu sangat salah. Ada banyak sekali hal yang bisa diterapkan dengan menggunakan Al. Ikuti Cara Membuat Artificial Intelligence Sederhana Berikut Istilah Artificial Intellegence atau Al sebenarnya sudah muncul di tahun 1956. Pada tahun ini, manusia menganggap Al sebagai bahan guyonan yang dianggap tidak akan berhasil dan hanya angin lalu. Namun semakin lama, para pencipta Al membuktikan jika kebutuhan manusia akan terbantu dengan adanya teknologi ini. Dan kini pun pernyataan tersebut benar adanya. Nah, kendala utama saat ingin mengetahui cara membuat artificial intelligence khususnya untuk para pemula adalah terlalu banyak informasi yang ada. Bahkan beberapa bahan materi tidak akan ada habisnya sehingga tidak tahu mana yang harus digunakan dan mana yang tidak. Banyaknya informasi ini justru akan membuat siapapun yang hendak memulai akan kehilangan energi karena kelelahan memilah informasi yang ada. Nah, untuk kamu yang saat ini ingin membuat artificial intelligence dengan mudah kamu bisa memanfaatkan beberapa platform khusus. Platform ini akan bekerja dengan didasarkan pada prinsip jaringan saraf tiruan atau artificial neurl network yang mampu mengenali objek dan lingkungan secara akurat. Penasaran? Berikut ini beberapa platform yang disarankan untuk para pemula. Api.ai Api.ai termasuk salah satu platform yang bisa kamu gunakan untuk pengembangan software Al. Hal ini didukung berkat kompatibiitasnya dengan platform seluler yang sangat luas seperti OS Android, iSO, dan dukungan dari Node.js menjadi bukti jika platform ini bisa menjadi alternatif utama. Nah, platform ini bekerja menggunakan prinsip entitas dan tujuan. Maksudnya adalah platform ini akan bekerja secara otomatis untuk mengetahui objek yang ditunjukkan saat pengguna memiliki pesan. Misalnya saja terdapat pentanyaan “Dimana letak pom bensi terdekat?”, maka entitasnya adalah kata “Pom bensin”. Wit.ai Wit.ai merupakan platform untuk membuat Al dengan mekanisme khusus yang mampu mengubah pesa suara pengguna menjadi teks. Kemudian Wit.ai akan dengan sangat berhati-hati untuk menganalisis pesan yang diterima kemudian menanggapinya. Platform ini memiliki fitur histori yang unik, sebab kamu bisa membuat chatbot canggih sesuai dengan platform dalam jangka waktu yang sangat singkat. Platfom Wit.ai akan sangat cocok untuk kamu para programmer yang masih pemula dan menggunakan perangkat iOS, Android, Node.js, Raspberry Pi, Ruby, Python, C, Rust, dan Window Phone. Platform ini memiliki prinsip kerja yang berdasakan entitas dan jumlah. Clarifai Clarifai merupakan platform yang akan memproses data yang diterima melalui kamera yang dikerjakan diperangkat pengguna. Platform ini memiliki fitur canggih dan pengetahuian sistematis yang didapatkannya dari machne learning. Baca Juga : Cara Manfaatkan Teknologi Bisnis Jika kamu membuat software dengan menggunakan Clarifai, maka kamu bisa membuat software yang mampu mengidentifikasi gambar yang diterima dari sumber eksternal secara tepat dan akurat. Dengan mekanismenya, Clarifai cocok digunakan untuk pengembang dengan pengetahuan bahasa pemograman seperti Python, Java, dan Node.js. Tensorflow Dibuat oleh Google, Tensorflow merupakan library yang menawarkan para pengembang sebuah satu set alat yang hebat berdasarkan machine learning. Meskipun terlihat sangat menarik, namun platform ini memiliki kekurangan dan tergolong belum sempurna. Sehingga tidak disarankan untuk para pemula yang masih dalam tahap belajar ataupun coba-coba. Meskipun begitu, untuk kamu yang sudah berpengalaman mungkin akan sangat tertarik untuk menggunakan Tensorflow. Tensorflow akan membantumu untuk membuat sebuah aplikasi Al atau kecerdasan buatan denga fungsionalitas sederhana. Melissa Melissa merupakan salah satu platform yang didukung oleh semua sistem operasi desktop yang populer. Beberapa fitur menarik yang ada pada Melissa memiliki mekanisme pengenalan suara, sehingga membuatnya menjadi alat yang sempurna untuk digunakan pada software voice assistant dari berbagai jenis. Melissa menggunakan bahasa pemograman Phyton dan memberikan peluang untuk mengimplementasikan hampir semua aplikasi berbasis Al dengan sangat mudah. Itu dia ke-5 platform yang bisa kamu gunakan untuk membuat artificial intelligence dengan lebih mudah dan praktis. Meskipun ada kemudahan cara membuat artificial intelligence seperti yang sudah disebutkan diatas, namun kamu tetap harus menguasai dasar dari artificial intelligence. Hal ini disebabkan karena bisa membantumu untuk lebih menguasai dan menciptakan software atau aplikasi yang sempurna. Karena Al termasuk salah satu teknologi yang semakin lama akan semakin berkembang dan tidak pernah putus, maka ini juga bisa kamu jadikan sebagai peluang. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan keuntungan dari belajar membuat artificial intelligence yang baik dan benar. Jika kini masih belum sempurna, maka jangan berhenti, teruslah mencoba dan belajar. Semoga berhasil! Contoh AI Sederhana Tentu! Berikut ini adalah contoh penerapan AI sederhana untuk sistem rekomendasi film berdasarkan preferensi pengguna. Kita akan menggunakan algoritma collaborative filtering: Dalam contoh di atas, kita menggunakan matriks rating film oleh pengguna, di mana nilai 0 menunjukkan bahwa pengguna belum menonton film tersebut. Kemudian kita menghitung matriks similarity menggunakan cosine similarity antara film-film berdasarkan rating pengguna. Setelah itu, kita memilih pengguna tertentu (dalam contoh ini, pengguna dengan ID 0) dan mencari film yang belum ditonton oleh pengguna tersebut. Kemudian kita menghitung prediksi rating untuk film-film yang belum ditonton berdasarkan similarity dengan film-film yang sudah ditonton oleh pengguna. Akhirnya, kita memilih film dengan prediksi rating tertinggi sebagai film terbaik untuk pengguna tersebut. Contoh di atas hanya menggambarkan penerapan sederhana dari sistem rekomendasi film menggunakan collaborative filtering. Dalam implementasi yang lebih kompleks, kita dapat menggunakan dataset yang lebih besar, mempertimbangkan faktor-faktor seperti demografi pengguna, dan menggunakan algoritma lain seperti content-based filtering atau hybrid filtering.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/cara-membuat-artificial-intelligence/">Cara Membuat Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Contoh Artificial Intelligence Yang Sering Kita Gunakan</title>
		<link>https://ronif.com/contoh-artificial-intelligence/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yoddut]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2021 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ronif.com/?p=4422</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia teknologi dan informasi memang tidak ada hentinya berkembang dan terus menerus menciptakan inovasi-inovasi baru yang sangat menarik. Selain menarik, penemuan-penemuan hebat ini bertujuan dan berfungsi untuk memudahkan kehidupan manusia. Salah satunya adalah pnemuan Artificial Intelligence, ada banyak sekali contoh artificial intelligence dalam kehidupan sehari-hari masa kini. Dengan adanya artificial intelligence membuat kebutuhan dan keperluan manusia kini semakin mudah untuk dilakukan bahkan tanpa membutuhkan banyak tenaga. Secara sederhana, artificial intelligence merupakan teknologi mesin yangdiciptakan mirip seperti cara kerja pikiran manusia. Teknologi ini mampu memahami dan menganalisis dengan cara kerja mempelajari data dari algoritme yang sudah dirancang sedemikian rupa. Contoh Artificial Intelligence Yang Tanpa Kita Sadari Sering Digunakan Pada awal kemunculannya, artificial intelligence dianggap sebagai angina lalu dan bahan guyonan yang hampir tidak mungkin akan terjadi. Namun kini, keberadaannya bahkan hampir sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Sadarkah kamu bahwa selama ini beberapa kegiatan atau aktifitasmu dibantu oleh sebuah teknologi bernama artificial intelligence? Secara umum ada dua jenis artificial intelligence yatu Weak Al atau Al lemah dan Strong Al atau Al Kuat. Al lemah dirancang secara khusus untuk melakukan tugas sederhana seperti menjawab pertanyaan sesuai dengan input pengguna. Sedangkan Al kuat dirancang dengan sistem yang bersifat kognitif mirip dengan manusia sehingga Al kuat akan menyelesaikan sebuah permasalahan secara lebih efektif. Sadar atau tidak, disetiap harinya kita sering menggunakan artificial intelligence untuk memudahkan. Berikut ini beberapa contoh artificial intelligence. Mesin Pencarian atau Search Engine Artificial intelligence pada mesin pencarian atau search engine yang biasa kamu gunakan pada Google, Bing, maupun Yahoo terletak pada sistem dalam mempelajari kebiasaan para penggunanya. Artificial intelligence akan memerikan informasi bagi para pengguna sesuai dengan kebiasaan pengguna saat mencari informasi. Fitur Selfie Pada Smartphone Siapa nih disini yang hobi banget selfie dan mengabadikan momen melalui kamera smartphone? Nah, saat selfie tanpa sadar kamu pasti akan menambahkan beberapa fitur menarik yang ada di kamera seperti filter, editing, beauty, ataupun yang lainnya. Ada juga beberapa program yang dirancang secara khusus sehingga dapat merubah wajah agar tampak lebih muda, tua, atau menggantinya dengan wajah lain seperti kucing, anjing, dan hal imut lainnya. GPS atau Global Positioning System GPS memang merupakan salah satu teknologi yang dikenal rumit karena menggunakan big data dalam proses pembuatannya. Meksipun begitu, artificial intelligence yang satu ini sangat hebat sebab mampu mereka seluruh perjalnan dunia secara detail. Berkat GPS kamu tidak perlu khawatir tersesat saat hendak berpergian. Aplikasi Ojek Online Siapa sih saat ini yang tidak pernah memesan ojek online? Jika dulu kamu harus mencari pangkalan ojek terdekat agar bisa berpergian, kini kamu hanya perlu duduk manis dan menggunakan aplikasi ojek online kemudian driver ojek online akan menjemputmu. Selain bisa mengantarmu ke suatu tempat, ojek online kini juga bisa kamu gunakan untuk memesan makanan dan kebutuhan lainnya. Aplikasi ini sangat cocok untuk kamu yang super sibuk. Video Game Hal yang membuat video game kini berkembang menjadi 3 dimensi adalah berkat bantuan dari artificial intelligence. Seiring berkembangnya waktu, para developer game menggunakan &#160;berupa program yang dapat membaca teknik dari permainan user sehingga waktu bermainmu semakin seru karena lawan bisa membaca taktikmu, namun tidak dengan kamu. Media Sosial Kehidupan manusia kini hampir tidak bisa lepas dari media sosial. Di media sosial kamu bisa mendapatkan informasi, pengetahuan, maupun hiburan. Selain itu kamu juga bisa membagikan beragam kegiatanmu di media sosial sehingga kamu bisa share and care dengan sesama pengguna media sosial. Salah satu artificial intelligence yang digunakan pada media sosial adalah pertemanan berdasarkan nomor kontak yang kamu simpan. Belanja Online Berbelanja online kini sudah menjadi budaya setiap orang karena dinilai lebih mudah, praktis, dan murah. Murah karena banyak sekali aplikasi belanja online yang menawarkan beragam promo menarik seperti diskon produk maupun cashback setiap kali melakukan pembelian. Nah, artificial intelligence yang ada pada aplikasi belanja online terdapat pada rekomendasi produk yang ditampilkan. Rekomendasi ini sudah disesuaikan berdasarkan kebiasaan pengguna saat mencari atau melakukan pembelian produk. Translator Siapa nih disini yang menggantungkan hidupnya pada translator sebab belum menguasai sebuah bahasa asing? Kini artificial intelligence yang ada dalam translator bisa kamu jumpai pada fitur voice record.Fitur ini memungkinkan kamu untuk menerjemahkan sebuah bahasa tanpa perlu mengetikkan bahasa yang ingin kamu terjemahkan. Ini akan sangat membantu karena lebih cepat dan tidak ada kesalahan dalam penulisan. Baca Juga : Google VR Headset Tidak Butuh Smartphone, PC atau Konsol Game Itu dia ke-8 contoh artificial intelligence yang tanpa sadar sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya masih ada banyak sekali artificial intelligence dalam kehidupan kita. Dan semuanya memiliki fungsi yang sama yaitu memudahkan kehidupan manusia dalam mengakses beragam hal secara mudah, cepat, dan praktis. Bagaimana? Menarik sekali bukan? Kamu ingin menjadi salah seorang yang bisa menciptakan artificial intelligence? Kira-kira apa yang akan kamu buat untuk memudahkan kehidupan manusia nantinya?</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/contoh-artificial-intelligence/">Contoh Artificial Intelligence Yang Sering Kita Gunakan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Teknologi Digital</title>
		<link>https://ronif.com/perkembangan-teknologi-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jun 2018 23:50:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[promosi online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Teknologi digital mengalami perkembangan yang konstan dari tahun-tahun sebelumnya. Semakin hari, pengguna internet semakin banyak, yang artinya perusahaan punya target konsumen yang lebih luas untuk produk dan jasa yang ditawarkan. Namun menjaring konsumen di tingkat kompetisi yang tinggi tidaklah mudah. Setiap perusahaan punya cara tersendiri untuk meningkatkan omzet serta meraih lebih banyak konsumen. Berbagai strategi diterapkan, seperti memanfaatkan instrumen teknologi, mempelajari tingkah laku konsumen, dan membuat analisis keuangan secara tepat. Teknologi tahun lalu masih diisi dengan perangkat-perangkat Smart seperti Google Home dan Amazon Echo. Performa penjualan perangkat ini sangat baik. Itulah yang mendorong developer semakin meningkatkan kualitas dari produk yang dirilis. Perangkat Alexa misalnya, saat ini sudah mendukung begitu banyak skill yang semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi. Kita bisa menyuruh speaker pintar ini untuk melakukan apa saja, seperti mengatur alarm, memutar musik favorit, membuat daftar kegiatan, tsb. Menurut data yang dipublikasikan oleh eMarketer, diperkirakan ada lebih dari 24 juta speaker akan dirilis hingga akhir tahun 2018. Ini menjadi pertanda bahwa perangkat pintar ini memang punya banyak penggemar. Market share-nya juga diprediksi akan terus meningkat. Kecerdasan buatan Kecerdasan buatan akan terus mendominasi teknologi digital 2018. Perusahaan IT seperti Apple dan Amazon sudah punya asisten virtual mereka sendiri. Ke depannya, akan ada semakin banyak perusahaan mengadopsi teknologi ini mengingat peminatnya sangat besar. Konsumen butuh asisten suara sebab sangat membantu di dalam keseharian. Cukup ajukan pertanyaan kepada perangkat, ia akan membantu mencarikan jawaban yang tepat. Marketer mau tidak mau juga harus belajar beradaptasi di tengah semakin maraknya perangkat berbasis AI (Artificial Intelligence). Konten video Konten video juga tak bisa dipungkiri semakin diminati di tahun ini. Meski konten teks masih menjadi kebutuhan dasar, pemakaian konten visual untuk berpromosi akan mengubah landscape internet marketing ke depannya. Multimedia akan terus mendapatkan perhatian sebab banyak orang lebih suka menonton video ketimbang membaca teks meski keduanya bisa menjadi sumber informasi yang baik. Jika tidak ingin ketinggalan zaman, perusahaan harus memakai semua media promosi ini secara efektif dan efisien. Jika selama ini anda lebih sering berpromosi dengan artikel, maka mulailah memasukkan video ke dalam konten yang dipromosikan. Saat ini ada banyak situs video sharing, salah satu yang sering dipakai untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan adalah Youtube. Tren Augmented Reality Beberapa tahun lalu, Augmented Reality masih jadi sebatas wacana. Tapi sekarang, teknologi ini sudah mulai diterapkan, misalnya saja pada game Pokémon Go. Game yang sempat booming di tahun 2016 ini memadukan teknologi Smartphone dengan dunia nyata. Aplikasi AR tidak hanya dibuat untuk kepentingan hiburan saja, tapi juga merambah ke berbagai bidang, termasuk edukasi dan sains. Beberapa perusahaan besar telah berkolaborasi untuk mewujudkan teknologi ini, seperti IKEA lewat programnya IKEA Place. Ini merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan developer mengembangkan aplikasi AR untuk perangkat iOS. Dengan aplikasi ini, anda bisa melihat secara langsung bagaimana tampilan furniture ketika ditata di dalam sebuah ruangan. Pentingnya personalisasi Hal yang juga penting dalam teknologi digital marketing adalah personalisasis. Meski bukan tergolong hal baru, personalisasi menunjukkan peran yang semakin signifikan. Internet marketer merasakan efek langsung dalam bentuk peningkatan penjualan dan profit. Masih banyak perusahaan yang menjalankan bisnis di niche general atau umum. Ini sebenarnya tidak salah, tapi riset membuktikan bahwa personalisasi berdampak positif pada usaha. Menurut data yang dilansir dari eMarketer, hanya sekitar 6% dari IMers yang sudah menerapkan personalisasi secara komprehensif, sementara sisanya baru masuk ke tahap tersebut. Penjualan online Ada beberapa faktor mengapa penjualan secara online meningkat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Kemudahan merupakan salah satu alasan dasar mengapa orang lebih senang bertransaksi online ketimbang datang langsung ke toko untuk membeli barang. Selain itu, membeli online memudahkan kita melakukan komparasi harga sebab kita tidak perlu loncat dari satu toko fisik ke toko lainnya. Yang perlu dilakukan hanya klik ke beberapa website untuk mendapatkan harga terbaik. Kemudian, dari segi kepercayaan, online shopping semakin mendapatkan kepercayaan sehingga orang tidak ragu melakukan transaksi bahkan dengan nominal yang sangat besar.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/perkembangan-teknologi-digital/">Perkembangan Teknologi Digital</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Definisi Artificial Intelligence / Kecerdasan Buatan</title>
		<link>https://ronif.com/definisi-artificial-intelligence-kecerdasan-buatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2017 15:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah definisi Artificial Intelligence / kecerdasan buatan? Ini bukan project baru di kalangan pecinta teknologi. Ilmuwan sudah berusaha sejak lama untuk memprogram komputer agar memiliki kecerdasan setara dengan manusia. Mereka memang mesin, tapi diprogram untuk bisa mewarisi sifat-sifat manusia. Komputer dengan kecerdasan buatan memiliki kemampuan untuk mengenali suara, belajar, merencanakan, dan memecahkan masalah. Tidak bisa dipungkiri, Artificial Intelligence sudah menjadi bagian penting dari industri teknologi saat ini. Riset terus dilakukan dengan tujuan agar komputer semakin bisa diandalkan dalam berbagai hal. Mesin yang memiliki kemampuan ini punya ciri khas, yaitu di dalamnya tertanam begitu banyak informasi. Mereka dibentuk berdasarkan ide-ide yang sudah dipecahkan dan dipikirkan oleh manusia sebelumnya. Tidak mudah untuk membuat mesin yang mampu berpikir kritis seperti manusia. Kita memang berhasil membuat mereka melakukan berbagai tugas, seperti berbicara, menggerakkan objek, dll, tapi berpikir secara subjektif dengan pola pikir seperti manusia adalah tantangan besar ke depannya. Belajar tanpa pengawasan sama sekali membutuhkan kemampuan untuk mengenali pola input, sementara belajar dengan pengawasan dimungkinkan dengan klasifikasi dan regresi numerik. Robot merupakan salah satu inovasi penting dalam bidang Artificial Intelligence. Seiring waktu, semakin banyak kreasi robot dengan fungsi yang berbeda-beda. Mereka tidak hanya fasih menirukan suara manusia, tapi juga bisa mengambil keputusan seperti manusia. Membuat mesin yang bisa berpikir secara rasional bukanlah sesuatu yang mudah. Sebagai manusia, kita dirancang secara independen memecahkan berbagai tugas. Kita juga memiliki intuisi, kemampuan yang belum ada pada robot. Lalu, apa jadinya jika robot benar-benar bertingkah seperti manusia? Ini bisa menjadi sesuatu yang besar. Jika program komputer bisa bertindak independen seperti manusia, maka mereka kemungkinan tidak lagi membutuhkan kita dalam melakukan berbagai tugas. Tapi nyatanya, untuk sampai ke tahap itu tidak mudah. Ilmuwan sudah mencoba berbagai cara untuk memprogram komputer yang bisa mewarisi sifat-sifat manusia. Kecerdasan buatan memiliki banyak kegunaan. Hanya beberapa tahun lalu, kita belum terbayang akan ada program yang bisa mengenali wajah manusia. Tapi kenyataannya sekarang, ‘Face Recognition’ sudah menjadi fitur penting dari sebuah kamera. Perangkat yang dilengkapi dengan Face Recognition bisa mengenali wajah manusia dengan mudah. Fitur pemindai sidik jari dan layar sentuh juga sama. Anda tentu masih ingat saat pertama kali ponsel diperkenalkan, papan keyboard adalah elemen tak terpisahkan. Namun saat ini pemakaian ponsel seperti itu sudah tidak jaman, padahal tren tersebut belum lewat 1 dekade lalu. Kini ponsel sudah beralih ke Smartphone, sebuah teknologi baru yang menawarkan lebih banyak fitur, termasuk diantaranya pemindai sidik jari dan layar sentuh. Menanamkan ‘common sense’ pada komputer adalah tugas yang rumit. Robot mungkin bisa membantu manusia melayani konsumen, memasak makanan, dsb, tapi mereka belum bisa berpikir secara rasional. Misalnya jika sebuah robot dirancang untuk menyiapkan makanan, ia masih akan menemui kesulitan untuk mengambil keputusan jika ada lalat hingga di makanan tersebut. Sementara manusia tidak akan berpikir lama untuk mengibas-ngibaskan tangannya ke arah makanan untuk mengusir lalat. Ilmuwan berusaha melakukannya dengan menginput database berukuran besar ke dalam mesin dan menetapkan rule-rule tertentu agar mesin bekerja seperti apa yang diharapkan. Pembelajaran adalah aspek lain yang perlu dikembangkan. Beberapa program dirancang untuk bisa meniru bagaimana manusia belajar dari lingkungannya. Contohnya adalah Google Translate yang memiliki kemampuan sangat baik dalam menterjemahkan teks ke dalam berbagai bahasa. Itu karena program ini mencoba menterjemahkan per badan teks, sehingga hasil terjemahannya terlihat lebih natural.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/definisi-artificial-intelligence-kecerdasan-buatan/">Definisi Artificial Intelligence / Kecerdasan Buatan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/166 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: ronif.com @ 2026-09-21 08:44:45 by W3 Total Cache
-->