<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jasa periklanan Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<atom:link href="https://ronif.com/tag/jasa-periklanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ronif.com/tag/jasa-periklanan/</link>
	<description>Blog Teknologi, Informasi Digital, &#38; Berita Teknologi Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Nov 2023 05:02:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://ronif.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-android-chrome-512x512-1-1-32x32.png</url>
	<title>jasa periklanan Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<link>https://ronif.com/tag/jasa-periklanan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Shoppable Ads, Solusi Baru Beriklan Di Facebook</title>
		<link>https://ronif.com/shoppable-ads-solusi-baru-beriklan-di-facebook/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2017 12:09:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[jasa periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[online shopping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beriklan di media sosial semakin sering dilakukan sebab sosmed punya fanbase yang besar. Facebook misalnya, punya pengguna lebih banyak dibandingkan situs jejaring sosial lain. Hal ini sangat wajar sebab Facebook merupakan salah satu pelopor di bidang ini. Fitur yang diberikan pun semakin beragam. Kini situs jejaring sosial tersebut membuka peluang bagi perusahaan untuk mempromosikan produk mereka lewat Facebook ads. FB ads bisa dipakai oleh siapa saja, tidak hanya perusahaan besar. Yang terbaru, Facebook juga menawarkan Shoppable Ads. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa transaksi online semakin digemari oleh masyarakat. Orang sudah tidak takut lagi bertransaksi dengan pihak lain yang belum pernah ditemui secara langsung. Shoppable ads merupakan inovasi baru untuk memperkenalkan produk di Facebook. Efektivitas iklan tidak sebatas meningkatkan popularitas brand saja, tapi juga sekaligus untuk menggenjot penjualan. Pada Shoppable ads, pengguna akan diberikan daftar produk yang mungkin mereka sukai. Setelah beberapa klik, pengguna akan sampai di website utama atau website advertiser. Meski Facebook bukan hal pertama yang orang pikirkan ketika ingin membeli sesuatu, tak bisa dipungkiri fanbase besar yang dimiliki membuatnya sangat diminati sebagai media promosi. Hingga sekarang Facebook masih menjadi raja sosmed. Penggunanya pun terus bertambah. Untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang ingin mempromosikan produk mereka, dibukalah layanan FB ads. Sebelumnya sudah ada Dynamic Product Ads yang memungkinkan pengiklan untuk menampilkan iklan berformat dinamis. Yang terbaru adalah Shoppable Ads. Fitur ini sedang dalam tahap pengembangan. Format iklan ini memakai imagery yang menampilkan daftar produk dari advertiser. Elemen Shoppable Ads Ada 2 elemen penting dari Shoppable Ads. Yang pertama, adalah halaman utama yang punya fitur gambar atau video. Kemudian, halaman kedua berisi kumpulan lebih banyak produk. Klik pada iklan tidak secara langsung mengantarkan pengguna FB ke website pengiklan. Pengguna baru bisa sampai ke web tujuan setelah melakukan beberapa klik tambahan. Iklan seperti ini mungkin bisa mengurangi peluang klik, tapi kita tetap harus ingat bahwa konsumen jarang melakukan pembelian pada kunjungan pertama. Mereka biasanya mengumpulkan lebih banyak informasi sebelum memutuskan untuk membeli. Perkembangan Shoppable Ads Shoppable Ads akan menjadi bagian penting dalam industri perniagaan di internet. Perusahaan berlomba-lomba untuk memberikan pengalaman shopping yang lebih baik kepada penggunanya. Meski tren shopping online semakin nyata, kebanyakan masih setia dengan kebiasaan shopping konvesional. Mereka lebih suka datang langsung ke toko, memeriksa rak berisi produk yang ingin dibeli, kalau tidak berhasil mendapatkannya, baru mereka mencarinya di internet. Katalog produk di internet sangat luas. Itu karena internet merupakan tempat berkumpulnya produsen dari berbagai penjuru dunia. Jadi produk yang tidak bisa ditemukan di toko offline, kemungkinan besar bisa ditemukan di toko online. Adwords merupakan salah satu jaringan periklanan yang sudah mengedepankan shopping experience. Sekarang sangat mudah melihat iklan Adwords tampil di laman pertama pencarian. Tampilannya pun sangat atraktif, mirip seperti listing produk di marketplace online. Seiring dengan semakin meningkatkan penggunaan internet, fitur E-Commerce juga akan mengalami perkembangan. Shopping Showcase Ads misalnya, sangat mirip dengan Shoppable. Format iklan ini juga memiliki value yang tinggi. Dengan tampilan yang mencolok, orang jadi tertarik mengkliknya. Daftar produk akan dilisting sedemikian rupa beserta informasi pendukung seperti nama produk, harga, dan vendor pembuatnya. Klik salah satu produk, anda akan sampai di landing page yang di-host oleh Google. Setelah sampai disana, silakan baca informasi yang disajikan. Dari sana, pengguna akan diantarkan menuju website advertiser untuk melakukan pembelian.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/shoppable-ads-solusi-baru-beriklan-di-facebook/">Shoppable Ads, Solusi Baru Beriklan Di Facebook</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konversi Penjualan dengan Facebook Ads Kecil? Cari Tahu Alasannya…</title>
		<link>https://ronif.com/konversi-penjualan-dengan-facebook-ads-kecil-cari-tahu-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2017 00:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[iklan Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jasa periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi marketing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak semua campaign berjalan sukses. Jika semua strategi marketing yang dijalankan sukses, maka tidak ada lagi yang namanya testing dan penyesuaian materi promosi. Faktanya banyak perusahaan mengalami kerugian karena kurang bijak dalam menjalankan promosi. Yang akan kita bahas kali ini adalah Facebook Ads. Facebook Ads adalah salah satu jaringan periklanan terpopuler saat ini. Meski kehadirannya bisa dibilang baru dibandingkan dengan para pesaingnya, tapi popularitas Facebook Ads melesat bagai roket. Banyak marketer yang menjadikannya media promosi utama untuk produk mereka. Apakah konversi penjualan anda dengan Facebook Ads kecil? Jika iya, mari kita cari tahu penyebabnya: Kurang tertarget Menawarkan produk fashion kepada orang yang tidak punya interest dengan fashion sama saja dengan membuang-buang waktu dan tenaga. Inilah yang terjadi jika anda salah menetapkan target audiens saat menjalankan Facebook Ads. Miliaran pengguna online di Facebook setiap harinya. Mereka punya latar belakang, interest, usia, dan jenis kelamin yang berbeda-beda. Yang paling penting adalah interest. Agar produk yang anda tawarkan bisa terjual, maka tawarkanlah kepada orang-orang yang memang punya interest terhadap produk tersebut. Disinilah peran targeting sangat dibutuhkan. Facebook sudah menyediakan fitur filter untuk menyaring pembaca iklan berdasarkan variabel seperti usia, jenis kelamin, interest, dan yang lainnya. Buatlah iklan pada demografis yang tepat. Misalnya jika jualan anda adalah makanan anjing atau kucing, maka saring konsumen ke grup yang lebih spesifik, seperti pecinta hewan. Begitu pula jika anda ingin menjual alat kecantikan, fokus pada konsumen wanita karena mereka jauh lebih berpeluang membeli produk tersebut dibandingkan dengan pria. Yang perlu dihindari adalah ‘klik penasaran’. Seseorang yang tidak punya minat terhadap sebuah produk bisa saja mengklik iklan sebab judul yang dipakai bombastis. Pada akhirnya orang ini hanya akan mampir saja ke halaman iklan, setelah melihat-lihat ia akan pergi tanpa kembali lagi. Jenis klik seperti ini harus dihindari sebab akan semakin memperkecil konversi penjualan. Memakai judul yang bombastis untuk iklan memang efektif untuk meningkatkan klik, tapi kita juga ingin agar klik tersebut berasal dari user yang benar-benar punya ketertarikan terhadap produk yang dijual. Salah memilih jasa periklanan Jasa periklanan Facebook bisa membantu anda membuat iklan Facebook dengan mudah. Jasa seperti ini biasanya dipakai oleh perusahaan yang ingin agar iklannya tertarget atau mereka yang terkendala masalah sistem pembayaran. Ada banyak sekali penyedia layanan Facebook Ads saat ini. Pakai jasa yang memang sudah terbukti kualitasnya, yaitu jasa yang bisa meningkatkan konversi penjualan. Utamakan website-website yang muncul di halaman pertama mesin pencari sebab mereka biasanya mengeluarkan modal besar untuk mencapai posisi tersebut. Jika mencarinya di marketplace online, baca review dan ratings yang diberikan oleh konsumen. Kurang teliti men-track visitor Visitor yang diperoleh lewat iklan Facebook sebaiknya diarahkan ke halaman yang memudahkan anda melakukan proses tracking. Misalnya saja, anda bisa mengarahkan mereka ke halaman landing page yang sudah dipasangi Google Analytics. Ini tujuannya tidak lain agar kita mendapatkan data personal soal traffic dari Facebook. Itu sangat membantu untuk menghitung berapa konversi penjualan yang didapatkan setelah berpromosi selama periode tertentu. Alat Analytics lain yang bisa dipergunakan adalah bit.ly. URL shortener ini juga bisa membantu menghitung jumlah klik. Jadi anda punya secondhand opinion setelah data dari Facebook dan Google Analytics. Untuk WordPress, anda bisa memakai plugin Jetpack. Pelajari data yang berhasil dikumpulkan untuk menilai efektivitas promosi. Jika target konsumen sudah benar, mungkin landing page yang perlu diperbaiki. Itu tadi beberapa penyebab konversi penjualan dengan Facebook Ads kecil.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/konversi-penjualan-dengan-facebook-ads-kecil-cari-tahu-alasannya/">Konversi Penjualan dengan Facebook Ads Kecil? Cari Tahu Alasannya…</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/112 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: ronif.com @ 2026-09-21 01:47:09 by W3 Total Cache
-->