<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>inovasi teknologi Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<atom:link href="https://ronif.com/tag/inovasi-teknologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ronif.com/tag/inovasi-teknologi/</link>
	<description>Blog Teknologi, Informasi Digital, &#38; Berita Teknologi Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Nov 2023 05:00:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://ronif.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-android-chrome-512x512-1-1-32x32.png</url>
	<title>inovasi teknologi Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<link>https://ronif.com/tag/inovasi-teknologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tren Teknologi Yang Semakin Populer Di Tahun 2017</title>
		<link>https://ronif.com/tren-teknologi-yang-semakin-populer-di-tahun-2017/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Apr 2017 14:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[industri teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[printer 3D]]></category>
		<category><![CDATA[realitas virtual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2452</guid>

					<description><![CDATA[<p>Teknologi berkembang dengan pesat. Ada banyak sekali inovasi terbaru diperkenalkan. Salah satu contohnya adalah realitas virtual. Teknologi ini memang tergolong baru, tapi popularitasnya kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Lalu, apa saja tren teknologi yang semakin populer di tahun 2017? Berikut ini adalah beberapa diantaranya: Realitas virtual Teknologi realitas virtual semakin menemukan gaungnya di tahun ini. Sekarang kita tidak harus kemana-mana untuk melihat dunia. Cukup pakai headset VR, berbagai jenis tampilan visual bisa dilihat dengan efek yang sangat nyata. Teknologi ini sangat hit di tahun 2016. Tahun ini juga masih sama, semakin banyak vendor menciptakan perangkat virtual mereka sendiri. Selain itu, ada pula teknologi Augmented Reality yang juga mendapatkan sambutan hangat dari pecinta gadget. Alat ini bisa memudahkan kita melakukan berbagai hal. Melihat peta sebuah lokasi tidak lagi merepotkan jika headset AR sudah ada di kepala kita. Semua informasi bisa ditampilkan secara detil, termasuk ketersediaan fasilitas seperti ATM, bank, rumah makan, hotel, dsb. Salah satu contoh pemanfaatan teknologi ini adalah Pokémon Go. Anda tentu masih ingat bagaimana euforia ketika game ini dirilis, semua berbondong-bondong ke luar rumah untuk menangkap Pokémon. Automasi Automasi bukan teknologi yang baru. Teknologi ini sudah diaplikasikan dalam berbagai bidang bisnis. Ketika seorang pelanggan mengirimkan email kepada customer support sebuah perusahaan, ia akan mendapatkan email balasan otomatis. Penerapan teknologi ini akan semakin intensif di tahun ini. Beberapa aspek bisnis memang perlu dijalankan secara otomatis untuk menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Dengan begitu, cost operational juga akan menjadi lebih rendah, sehingga perusahaan bisa meraup untung lebih banyak. Kita masih bergantung terhadap tenaga manusia, tapi karena alasan efisiensi dan yang lainnya, perusahaan mulai menerapkan prinsip automasi pada beberapa bidang. Contohnya saja online customer service. Customer tidak begitu saja terhubung dengan karyawan, melainkan ia akan terlebih dahulu tersambung dengan chatbot yang dirancang khusus untuk memahami konteks pembicaraan. Jika masalah tetap tidak terpecahkan, baru dialihkan ke pekerja manusia. Beberapa pekerjaan sepertinya siap diambil alih oleh teknologi automasi. Banyak yang khawatir jika perusahaan akan terlalu bergantung pada teknologi automasi sehingga mengurangi tingkat partisipasi manusia. Ini kemungkinan bisa terjadi, tapi manusia tetap berbeda dari robot dalam berbagai hal. Tenaga mereka masih dibutuhkan untuk memajukan perusahaan. Namun mereka harus bersaing dengan perangkat yang semakin pintar, seperti misalnya Google Home dan Amazon Echo. Kedua perangkat ini mampu memahami komunikasi verbal dengan baik dan bisa merespon pertanyaan secara akurat. Internet of Things Internet of things atau sering disebut dengan IoT merupakan sebuah konsep yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pemakaian koneksi internet. Seperti diketahui, internet sudah menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Kebanyakan dari kita nyaris tidak pernah putus dari internet setiap harinya. Kita memakainya untuk berbagi data, remote control, dll. Berkaitan dengan hal tersebut, pemakaian internet dirasa perlu mengalami pemutakhiran. Sekarang semakin banyak peralatan elektronik terhubung dengan internet agar pemiliknya lebih mudah dalam pengelolaan. Singkat kata, Internet of Things punya kode identifikasi unik yang berfungsi sebagai representasi virtual. Teknologi ini bisa menghubungkan berbagai perangkat dan membuatnya bekerja secara bersama-sama. Tapi untuk sampai ke tahap tersebut, diperlukan penelitian yang berkelanjutan. Meski alat elektronik saat ini sudah canggih, tapi belum semuanya terhubung dengan internet. Salah satu contoh pengaplikasian teknologi ini adalah Smart Home. Berbagai teknologi kini tersedia untuk meningkatkan fungsionalitas dari rumah, salah satu contohnya adalah Wi-Fi dan Bluetooh. Hanya saja saat ini ada begitu banyak vendor yang menyediakan perangkat untuk Smart Home, jadi kompatibilitasnya masih belum sesuai harapan. Anda mungkin memiliki lampu Hue dari Philips, tapi tidak bekerja jika disandingkan dengan Iris dari Lowe. Selain itu, kekurangan lain yang masih dirasakan adalah ketergantungan antara perangkat dengan sistem. Jika sistem down, ini akan mempengaruhi seluruh perangkat yang terhubung dengan sistem tersebut. Tahun ini sepertinya Internet of Things akan menjadi perbincangan hangat. Teknologi wireless akan mendapatkan perubahan dari segi kapasitas bandwith. Dengan begitu, pengelolaan perangkat akan menjadi lebih mudah. 3D printing Printer 3D memungkinkan kita untuk mencetak objek 3 dimensi secara langsung. Dengan semakin banyaknya produk diperkenalkan, harga untuk perangkat ini juga akan lebih murah ke depannya. Bahkan beberapa sudah ada yang menyentuh harga $200 hingga $300. Bagi anda yang belum pernah mencobanya, device ini sangat layak untuk dicoba. Anda bisa membuat objek apa saja dengan printer ini. Hasil cetaknya akurat, tapi ini juga tergantung dari merk yang dipakai. Berbeda dengan printer biasa yang memakai kertas, jenis printer yang satu ini memakai filamen yang akan dirangkai menjadi objek 3 dimensi. Makanan sintetis Selama ini manusia masih bergantung terhadap Sumber Daya Alam untuk memenuhi kebutuhan pokok yaitu makanan. Lalu, apa jadinya jika sumber daya tersebut semakin berkurang jumlahnya? Populasi manusia mengalami kenaikan drastis dalam beberapa dekade terakhir. Mungkin tak lama lagi kita akan mulai mengalami kekurangan sumber makanan. Perubahan iklim juga turut mempengaruhi ketersediaan pangan sebab beberapa jenis tanaman hanya bisa dipanen pada kondisi iklim tertentu saja. Apakah makanan sintetis bisa menjadi solusi untuk permasalahan ini? Bahan sintetis tentu bukan hal baru, namun kebanyakan dari kita masih awam ketika topik ini dipakai untuk membahas makanan. Solyent merupakan salah satu inovasi dalam bidang ini. Soylent merupakan bubuk bernutrisi tinggi yang mengandung berbagai komponen penting untuk tubuh. Hanya saja, masih banyak yang kontra karena tidak suka dengan rasanya. Contoh lain teknologi ini adalah pembuatan makanan di dalam laboratorium. Memproduksi telur sebenarnya mudah, sebab yang dibutuhkan hanya ayam petelur dan kandang. Tapi jika ketersediaan lahan semakin menipis, maka inovasi seperti ini sangat diperlukan. Selain itu, masyarakat juga semakin peduli dengan kehidupan hewan. Banyak yang tidak suka dengan cara manusia memperlakukan hewan mulai dari proses pengembangbiakan, penggemukan, hingga penyembelihan. Nah, itu tadi beberapa tren teknologi yang semakin populer di tahun 2017.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/tren-teknologi-yang-semakin-populer-di-tahun-2017/">Tren Teknologi Yang Semakin Populer Di Tahun 2017</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Contoh Teknologi Pengolahan Pangan</title>
		<link>https://ronif.com/contoh-teknologi-pengolahan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Mar 2017 11:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2383</guid>

					<description><![CDATA[<p>Teknologi pengolahan pangan dikembangkan untuk meningkatkan mutu dan memperpanjang masa kadaluarsa makanan. Seperti diketahui, makanan merupakan bahan organik yang bisa mengalami pembusukan jika terlalu lama berada di ruang terbuka. Namun dengan adanya inovasi teknologi dalam bidang pengemasan makanan, masa kadaluarsa makanan jauh lebih lama. Teknologi ini diterapkan di dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan, pertanian, perkebunan, dll. Berikut ini adalah beberapa contoh teknologi pengolahan pangan: Pendinginan Kulkas merupakan perabotan modern yang berfungsi mengawetkan makanan dengan cara pendinginan. Namun tahukah anda bahwa pemakaian es untuk mengawetkan makanan sudah ada sejak jaman prasejarah? Pengembangan teknologi pendingin dimulai sejak abad ke-18. Puncaknya adalah pada abad ke-20 dimana kulkas pertama diperkenalkan. Dengan sejarah yang panjang tersebut, kualitas peralatan pendingin juga semakin baik. Kulkas bisa mengawetkan makanan hingga berminggu-minggu. Alat ini bekerja dengan mengeluarkan hawa dingin. Seperti yang kita tahu, suhu rendah bukan merupakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri. Aktivitas bakteri cenderung mengalami penurunan di kondisi seperti ini. Dampaknya adalah makanan jadi tidak cepat basi. Dari yang awalnya sehari sudah basi, ketika disimpan di dalam kulkas, makanan bisa bertahan hingga lebih dari 2 minggu. Makanan apa saja bisa diawetkan dengan kulkas, seperti daging, buah, sayur, minuman, dll. Selain itu, proses pengawetan dengan cara ini juga tidak mempengaruhi citarasa makanan dan minuman. Jadi wajar saja jika kulkas menjadi bagian penting dari perabotan rumah tangga. Pasteurisasi Pasteurisasi juga merupakan teknologi penting di dalam pengolahan makanan. Pasteurisasi merupakan proses untuk membunuh mikroba penyebab pembusukan makanan. Mikroba tersebut dimatikan di dalam proses pengemasan susu, jus, dll. Teknologi ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan berkebangsaan Prancis, Louis Pasteur. Ia menemukan bahwa memanaskan bir dan wine cukup untuk membunuh bakteri yang terdapat di dalamnya. Hasilnya, minuman jadi tidak mudah basi. Teknologi ini bertujuan untuk menurunkan konsentrasi mikroba di dalam makanan. Pemakaiannya sangat luas, terutama di dalam produksi susu. Membunuh bakteri di dalam proses ini tidak berarti mematikan semua mikroorganisme. Yang benar adalah, jumlah patogen dikurangi, sehingga tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan. Makanan yang sudah dipasteurisasi tetap memiliki masa pakai atau expiration date. Di luar tanggal tersebut, makanan dan minuman sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Pengalengan Teknologi pengalengan juga dipergunakan secara luas di industri pengolahan makanan. Pengalengan tidak hanya membuat makanan tahan lama, tapi juga membuat tampilannya lebih menarik. Hampir semua makanan yang ditemukan di supermarket sudah dikemas secara modern, yaitu lewat metode pengalengan. Prinsip dasarnya adalah memasukkan makanan ke dalam wadah yang terbuat dari logam, kemudian dipanaskan untuk membunuh mikroorganisme yang terdapat di dalamnya. Metode ini dipakai untuk mengawetkan berbagai jenis makanan, seperti selai, buah, jelly, dll. Selain dengan perebusan, pengalengan dengan tekanan juga sering dipakai terutama untuk mengemas daging, sayur, seafood, dll. Bakteri memang mati pada suhu tinggi, namun sporanya masih bisa bertahan pada temperatur tersebut. Jadi untuk mengatasinya, diperlukan proses memasak dengan tekanan pada suhu 240°F. Irigasi Teknologi ini tidak ada kaitannya dengan pengawetan makanan, namun tetap penting untuk mengelola bahan pangan. Irigasi merupakan sistem pengairan terkontrol. Dengan semakin luasnya bidang tanah yang ditanami, pengairan menjadi semakin penting. Irigasi juga dipakai untuk keperluan lain, seperti menjaga tanaman dari pembekuan, mencegah pertumbuhan tanaman pengganggu, dll. Ketersediaan air di setiap lokasi berbeda-beda. Jika tidak ada pengelolaan air yang tepat, resikonya adalah tanaman menjadi mati. Maka dari itu, irigasi diperlukan agar petani bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman. Ini secara langsung akan berdampak pada hasil produksi. Itu tadi contoh teknologi pengolahan pangan.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/contoh-teknologi-pengolahan-pangan/">Contoh Teknologi Pengolahan Pangan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Canggih Asli Buatan Indonesia</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-canggih-asli-buatan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2017 08:13:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[industri teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2309</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah gempuran produk-produk dari luar, industri teknologi di Indonesia semakin menunjukkan eksistensinya. Meski masih banyak yang perlu disempurnakan, tapi setidaknya kita tahu bahwa banyak dari putra-putri kita memiliki potensi dan layak untuk mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Berikut ini adalah beberapa teknologi canggih asli buatan Indonesia. Wakamini Wakamini merupakan tablet dari produsen komputer lokal Zyrex. Tablet yang bisa diputar 180 derajat ini punya layar berukuran 10 inci, sementara untuk sistem operasinya adalah memakai Windows 7 Home Premium dan Ultimate. Tak lupa fitur layar sentuh juga tersedia disini. Beberapa spesifikasi utamanya antara lain Intel Atom N450 1,66 Ghz, Ram 1 GB, serta kapasitas penyimpanan internal 250 GB. Tablet ini tidak begitu berat, hanya 1,35 kg saja. Dengan ukurannya yang cukup ringkas, anda bisa dengan mudah membawanya kemana-mana. Fitur wi-fi dan webcam juga sudah ada, jadi bisa dipakai untuk video call. Mobil Esemka Mobil yang sempat tenar di masa pemerintahan Jokowi ini merupakan hasil karya anak bangsa yang masih duduk di bangku SMK (tepatnya merupakan gabungan dari 12 SMK jurusan otomotif). Produksinya tidak dilakukan sendiri, melainkan dibantu oleh bengkel kiat motor Klaten. Seri pertamanya adalah Esemka Rajawali yang diproduksi oleh siswa dari SMK negeri Surakarta dan SMK warga Surakarta. Spesifikasi yang ditawarkan adalah mesin berkapasitas 1500 cc, multi point injection 4 silinder, dengan kemampuan sebesar 5500rpm dan torsi 145 Nm pada 4.100 rpm. Interiornya pun cukup lebar karena bisa menampung 7 orang sekaligus. Tidak sampai disitu, kerjasama ini terus berlanjut dengan lahirnya Mobil Esemka Rajawali R2 yang tidak kalah keren dibanding generasi sebelumnya. Mengusung mesin 1600 cc, mobil ini punya banyak fitur canggih seperti Anti Lock Brake System, SRS Air Bag, Electronic Brakeforce Distribution. Namun dari segi interior, mobil ini hanya dirancang buat 5 orang saja. Masih ada banyak varian keren lainnya, seperti Esemka Surya, Esemka Zhangaro, Esemka Hatchback, Esemka Digdaya I dan II, Esemka Bima 1.1, 1.3, dan 1.5. Smartphone lokal Demam produk luar sepertinya tidak akan pernah surut, bahkan mungkin anda menyangka brand-brand berikut ini juga berasal dari luar. Tahu Evercoss, kan? Ternyata pabrikan ponsel ini berasal dari indonesia. Banyak yang kepincut karena namanya yang Inggris, tapi nyatanya perusahaan yang dulunya bernama Cross Mobile ini asli Indonesia. Namun meski begitu, beberapa komponen internalnya masih memakai produk dari Jerman dan Tiongkok. Mito Mobile juga ternyata asli Indonesia. ini termasuk brand yang gencar melakukan promosi. Jadi jangan heran jika mereka berhasil menjadi salah satu top brand di Tanah Air. Perusahaan yang berdiri sejak 2006 ini sudah memproduksi begitu banyak ponsel yang harganya cocok untuk kantong masyarakat kebanyakan. Masih ada produk lokal lain yang mungkin anda sendiri pernah memakainya, seperti HiMax dan Advan. Geevv.com Jika anda ingin mencoba mesin pencari hasil karya anak bangsa, coba saja Geevv.com. mesin pencari buatan mahasiswi bernama Azka A. Silmi ini lebih dikhususkan untuk kegiatan sosial. Menurut pembuatnya, layanan ini adalah Social Search Engine, bukan Local Search Engine. Maksudnya adalah ketika ada kata yang diketikkan di dalam kolom pencarian, akan terkonversi secara otomatis menjadi sumbangan yang nilainya Rp 10. Uang yang terkumpul akan disalurkan ke berbagai event sosial yang ada hubungannya dengan pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. Untuk menjalankan layanan yang sudah punya 200 ribuan user tersebut, Azma tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh beberapa rekan bernama Andika Deni Prasetya, Hana B. Adiningsih, Janu Prasetya, Mugi Silih Mulyadi, dan M. Ichlas. Semuanya menjalankan tugas yang berbeda-beda. Itu tadi beberapa teknologi canggih asli buatan Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-canggih-asli-buatan-indonesia/">Teknologi Canggih Asli Buatan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Yang Dapat Menyebabkan Masalah Lingkungan</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-yang-dapat-menyebabkan-masalah-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2017 08:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi modern]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2304</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tak bisa dipungkiri, teknologi memberikan banyak manfaat bagi kita. Tapi di dalam proses pengembangannya, berbagai aspek penting seperti aspek lingkungan seringkali dikesampingkan. Semua perangkat modern yang ada saat ini tidak lepas dari peran besar lingkungan. Banyak bahan baku berasal dari alam. Tanpa adanya timbal-balik terhadap apa yang alam telah berikan, maka akan terjadi ketimpangan yang menyebabkan kondisi lingkungan menjadi semakin tidak kondusif. Lalu, apa saja teknologi yang dapat menyebabkan masalah lingkungan? Permesinan Mesin merupakan elemen penting di dalam perkembangan industri. Makanan, tekstil, mainan, semuanya dibuat menggunakan mesin. Namun masalahnya bahan bakar fosil seringkali dilibatkan di dalam proses tersebut. Bukan hal yang baru jika emisi karbon ke lingkungan terus mengalami peningkatan akibat geliat industri. Pabrik-pabrik yang dibangun di seluruh dunia tak terhitung jumlahnya dan sebagian mengandalkan bahan bakar fosil untuk meningkatkan kinerja mesin. Cara ini dirasa lebih efisien dibandingkan memakai Sumber Daya Manusia. Dampak negatifnya begitu besar. Tidak hanya udara saja, tapi air dan tanah juga menjadi tercemar akibat produksi limbah. Produk akhirnya pun juga bisa menyebabkan kontaminasi, seperti kendaraan dan rokok. Tentu anda masih ingat ketika awal-awal kendaraan diperkenalkan, knalpotnya mengeluarkan asap tebal. Rokok pun begitu, terlepas dari imbauan bahwa rokok bisa membahayakan kesehatan, kebanyakan orang tidak peduli. Mereka terus merokok dan asapnya terus mencemari udara. Teknologi pertanian Ada banyak cara teknologi pertanian mempengaruhi kondisi lingkungan, salah satunya adalah dengan merilis gas-gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana. Untuk memperoleh hasil panen yang baik, petani seringkali memakai zat-zat kimia untuk mengelola sawah dan ladang mereka. Pemakaian pupuk dan pestisida bukanlah praktek baru. Kebayakan dari kita sudah tahu, tapi masih tetap mempergunakannya hingga sekarang. Tanaman tidak butuh pupuk dalam jumlah besar. Jika petani menyemai terlalu banyak, sisanya akan diserap langsung oleh lingkungan. Ketika zat kimia terakumulasi tanpa diproses lebih jauh, maka terjadilah pencemaran tanah dan air. Sudah lama diketahui bahwa nutrisi tanaman seperti amonia, fosfor, nitrat, dll memberikan pengaruh buruk terhadap kualitas air dan tanah. Dampak negatifnya tidak hanya itu saja, pembukaan ladang baru seringkali melewati deforestasi atau perusakan lingkungan. Pohon-pohon ditebang dengan cara tidak wajar seperti dibakar hanya untuk memperoleh lahan baru agar bisa ditanami kelapa sawit dan tumbuhan bernilai ekonomis lain. Praktek seperti ini juga mendorong perilisan gas karbon ke udara yang dampaknya akan semakin terasa dari tahun ke tahun. Teknologi pengemasan makanan Pengemasan makanan saat ini kebanyakan sudah mengadopsi teknologi modern, seperti memakai plastik, styrofoam, kertas, dll. Tidak salah jika perusahaan makanan memakai pembungkus ini agar produk mereka semakin terlihat menarik. Tapi dampak lingkungan dari pemakaian material tersebut sangat besar. Saat ada konser, pasar malam, atau event hiburan lainnya, maka di akhir biasanya akan ada banyak tumpukan sampah yang rata-rata merupakan pembungkus makanan. Beberapa kemasan makanan tidak ramah lingkungan karena sulit diproses kembali. Yang bisa didaur ulang sekalipun tetap bisa menimbulkan masalah lingkungan, seperti banjir. Agar masalah tidak semakin parah, kita dituntut untuk pintar-pintar mengolah kembali kemasan-kemasan tersebut. Kaca, kertas, plastik, dan logam adalah beberapa jenis material yang bisa diolah kembali. Sebagian bisa didaur ulang tanpa henti, sementara yang lainnya hanya 2 atau 3 kali saja. Kertas misalnya, bisa mengalami proses recycle sebanyak 5-7 kali, plastik 1x, polistirena 1x, logam (aluminium, tembaga, dll) berkali-kali. Saat ini semakin banyak perusahaan meningkatkan awareness seputar material biodegradable. Material ini dinilai lebih ramah lingkungan serta tidak merilis zat-zat kimia berbahaya. Kertas dan kayu merupakan beberapa contohnya. Namun begitu, bahan lain yang tidak eco-friendly masih dipergunakan secara masif, jadi masih ada PR besar yang perlu kita kerjakan ke depannya. Itu tadi teknologi yang dapat menyebabkan masalah lingkungan.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-yang-dapat-menyebabkan-masalah-lingkungan/">Teknologi Yang Dapat Menyebabkan Masalah Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Terbaru di Bidang Kesehatan</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-terbaru-di-bidang-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Mar 2017 07:41:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[alat kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Inovasi dalam bidang teknologi telah memberi harapan baru bagi banyak orang. Berbagai kondisi medis yang sebelumnya tidak bisa diobati sekarang sudah ada obat serta alat pendukungnya. Biaya kesehatan tidak murah sebab untuk menciptakan berbagai perangkat teknologi mutakhir, perlu penelitian yang panjang. Berikut ini adalah beberapa teknologi terbaru di bidang kesehatan. Robot perawat Robot telah menjadi bagian penting dari perkembangan teknologi. Robot bisa dirancang untuk beragam kebutuhan, termasuk untuk merawat orang sakit. Robot perawat adalah robot unik yang punya kemampuan mengangkat pasien dan memindahkannya ke berbagai tempat. Untuk pasien yang memiliki masalah mobilitas, robot seperti ini akan sangat membantu. Robot punya kekuatan lebih besar dibandingkan dengan manusia, wajar saja sebab konstruksi robot terbuat dari material yang kuat, memungkinkannya untuk melakukan tugas-tugas berat. Salah satu contoh nyata inovasi di bidang ini adalah RIBA (Robot For Interactive Body Assistance) II. Benda dengan kecerdasan buatan ini bisa menggotong manusia dari kursi roda ke atas kasur atau sebaliknya. Retina buatan Seseorang dikatakan buta ketika kemampuan penglihatan sentralnya berada di angka 20/200. Jutaan orang di seluruh dunia bermasalah dengan mata mereka, termasuk yang parah seperti kebutaan. Ini mendorong banyak perusahaan mencari solusi agar orang-orang ini bisa menikmati hidup mereka dengan lebih baik, terutama jika faktor penyebab kebutaan ada hubungannya dengan penyakit degeneratif. Nano retina merupakan inovasi yang telah ditunggu-tunggu. Alat ini bekerja dengan menggantikan fungsi utama dari sel-sel fotoreseptor. Alat ini juga bisa menciptakan stimulasi listrik untuk membantu mengembalikan kerja dari sel-sel retina sehat. Ada 2 komponen utama di dalamnya, yaitu chip yang bisa diimplan serta kacamata yang perlu dipakai secara langsung oleh pasien. Bola energi Bentuknya mirip seperti bola pada umumnya, tapi siapa sangka jika bola sepak ini bisa menghasilkan energi ketika dimainkan? Cukup dengan memainkannya di lapangan selama 15 menit, alat ini bisa menciptakan energi yang cukup untuk menghidupkan bola lampu kecil selama kurang lebih 3 jam. Prinsip kerjanya sederhana, yaitu memproduksi energi ketika digetarkan atau digerakkan. Alat ini merupakan hasil kerjasama beberapa mahasiswa Hardvard. Rencananya produk akan didistribusikan ke berbagai lokasi di Amerika Serikat. Energi yang dihasilkan bisa dipakai untuk menghidupkan alat elektronik yang sering kita pakai sehari-hari, seperti Smartphone, tablet, power bank, dll. Tambal gigi tanpa bor Prosedur tambal gigi biasanya meliputi pengeboran untuk menjangkau lubang utama. Hanya saja prosedur ini seringkali menyapu bagian-bagian sehat yang sebenarnya masih bisa dipertahankan. Ada inovasi baru berupa cairan resin yang bisa dipakai untuk mengisi lubang pada gigi / sebagai tambalan. Karakteristiknya yang unik membuat cairan ini mampu menjangkau celah yang sangat kecil sekalipun. Ketika sudah sampai disana, cairan akan mengeras dengan sendirinya. Tambalan akan mencegah membesarnya lubang pada gigi. Pasien menyambut inovasi ini dengan baik sebab dengan cairan tersebut, proses mengebor bisa dihindari. Obat anti penuaan dini Siapa yang tidak ingin hidup lebih lama? Mereka yang menjalani pola hidup sehat punya target agar tubuh mereka tetap fit meski sudah berada di usia lanjut. Hidup hingga ratusan tahun masih menjadi mimpi bagi sebagian besar orang, tapi penemuan terbaru sepertinya semakin mendekatkan kita dengan mimpi tersebut. Beberapa peneliti telah berhasil membuktikan bahwa metformin, obat yang dirancang untuk diabetes bisa memperpanjang usia pada hewan. Sekarang peneliti sedang berusaha mengkaji lebih jauh apakah efek serupa juga bisa dirasakan oleh manusia. Jika iya, ini akan menjadi salah satu terobosan terpenting di dunia medis sebab produk anti-penuaan dini bisa meningkatkan harapan hidup secara signifikan. Itu tadi teknologi terbaru di bidang kesehatan.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-terbaru-di-bidang-kesehatan/">Teknologi Terbaru di Bidang Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Pemanfaatan Energi Matahari</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-pemanfaatan-energi-matahari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Mar 2017 07:33:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[alat elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga surya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sekecil apapun inovasi teknologi yang berhasil dikembangkan, pasti berdampak besar bagi manusia. Maka dari itu, kita harus pintar-pintar mengapresiasi hasil temuan tersebut sebab manfaatnya tidak hanya dirasakan sendiri, tapi juga oleh lingkungan. Pemanfaatan tenaga surya merupakan salah satu inovasi yang menjadi pusat perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Energi alternatif ini telah dipergunakan oleh banyak rumah tangga untuk mensuplai kebutuhan listrik mereka. Bahkan lembaga pemerintahan dan komersil juga sudah mulai beralih ke energi ini karena ada banyak manfaat yang ditawarkan. Bersamaan dengan hadirnya panel solar, semakin banyak perangkat lain berbasis solar dibuat. Apa saja itu? Berikut ini adalah contoh teknologi pemanfaatan energi matahari. Backpack solar Dari luar saja sudah terlihat bahwa backpack ini memiliki instalasi panel surya. Lalu, apa kegunaannya? Backpack dengan desain seperti ini akan sangat membantu ketika anda bepergian ke lokasi yang jauh dari suplai listrik. Meski ukuran panel tidak terlalu besar, tapi cukup untuk mengirimkan arus listrik ke berbagai perangkat, seperti Smartphone, MP3 player, dll. Backpack ini dirancang bagi mereka yang suka hicking atau trekking ke tempat terpencil dimana ketersediaan listrik sangat minim. Kapal boat bertenaga matahari Aplikasi tenaga surya untuk kendaraan adalah hal yang relatif baru. Selama ini kita sudah terbiasa dengan kendaraan yang memakai bahan bakar fosil atau listrik. Nah, bagi anda yang ingin secara langsung berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan, tidak ada salahnya mengenal lebih jauh soal kapal boat bernama Turanor Planetsolar ini. Kapal ini hidup sepenuhnya dari energi matahari. Tentu saja konstruksinya berbeda dari yang lain. Di atasnya terdapat panel surya dengan luas mencapai 537 m2, sehingga proses konversi sinar matahari menjadi lebih maksimal. Solar kitchen portable Alat ini bisa dipakai untuk memasak dengan energi matahari. Ketika sinar matahari sedang terik, alat ini akan bekerja dengan maksimal. Dibandingkan dengan kompor gas, alat masak ini memang boros soal waktu / perlu waktu lama untuk memasak, tapi tidak ada emisi sama sekali. Prinsip kerja alat ini adalah dengan mengumpulkan panas dari sinar matahari, lalu memakainya untuk memasak. Pemanfaatan tenaga surya secara umum ada 2 macam, yaitu dikonversi menjadi listrik dan dipakai secara langsung sebagai pemanas. Parabola solar Sekilas alat ini terlihat seperti parabola yang dipasang di atap rumah, tapi tidak ada kaitannya dengan transmisi sinyal sama sekali. Alat ini dibentuk seperti parabola agar bisa memfokuskan cahaya matahari yang menimpa permukaannya. Cahaya yang fokus tersebut punya energi besar, sehingga mampu memanaskan alat masak dengan lebih cepat. Oven bertenaga surya Oven juga termasuk alat dapur yang hampir semua orang miliki sebab fungsinya sangat vital untuk memasak dan menghangatkan makanan. Oven seperti kebanyakan alat elektronik lain memakai listrik sebagai sumber dayanya. Nah, untuk versi yang satu ini, kebutuhan akan listrik digantikan dengan panel surya. Prosesnya jauh lebih ramah lingkungan. Listrik yang masuk ke rumah kita biasanya berasal dari pembakaran bahan bakar fosil, sehingga punya dampak lingkungan yang besar. Alat ini dirancang untuk mereka yang ingin berpartisipasi dalam kampanye ‘Go Green’. Tapi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dimana juga bisa menggunakannya. Smartphone solar Smartphone yang beroperasi dengan tenaga surya merupakan konsep yang cukup baru. Kebanyakan dari kita masih nyaman dengan handset yang beroperasi memakai listrik. Perlu diketahui, beberapa perusahaan seperti Samsung, Sharp, dan ZTE punya ketertarikan untuk mengembangkan konsep ini. Sama seperti gadget lainnya, Smartphone akan terintegrasi dengan panel surya sehingga isi ulang baterai bisa dilakukan secara otomatis asalkan cuaca mendukung / sinar matahari tersedia. Itu tadi contoh teknologi pemanfaatan energi matahari.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-pemanfaatan-energi-matahari/">Teknologi Pemanfaatan Energi Matahari</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Yang Berkaitan Dengan Sistem Pernapasan</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-yang-berkaitan-dengan-sistem-pernapasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Mar 2017 08:12:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[nebulizer]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2284</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi telah membawa dampak besar pada berbagai bidang keilmuan. Dalam bidang medis misalnya, inovasi teknologi telah membantu menyelamatkan nyawa jutaan manusia. Berbagai penyakit saat ini sudah ada obatnya, sehingga harapan hidup pun menjadi lebih tinggi. Berikut ini adalah beberapa contoh teknologi yang berkaitan dengan sistem pernafasan. Nebulizer Nebulizer merupakan alat untuk membantu sistem pernafasan, dirancang untuk mereka yang memiliki masalah seperti asma. Cara kerjanya adalah dengan mengubah cairan kimia obat menjadi uap yang bisa secara langsung dihirup oleh pasien. Alat ini beroperasi dengan baterai atau listrik. Ukurannya pun beragam, bisa dipakai untuk kebutuhan personal maupun komersil. Konstruksi nebulizer terdiri atas kompressor udara, container untuk menampung cairan kimia obat, dan selang yang berfungsi sebagai konektor antara container dan kompressor udara. Dibandingkan dengan inhaler, nebulizer dinilai lebih efektif. Alat ini menciptakan uap yang lebih mudah masuk ke saluran pernafasan. Untuk penanganan serangan asma serius, nebu adalah pilihan yang tepat. Berbagai obat bisa dipergunakan dengan nebulizer, namun takarannya harus tepat. Dokterlah yang bisa menentukan berapa takaran yang tepat untuk kebutuhan setiap pasien. Seperti disampaikan sebelumnya, alat ini bisa dipakai secara pribadi. Anda bisa membelinya di salah satu toko online jika ingin memilikinya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin memakai nebulizer: Pasang dekat dengan colokan listrik, agar pengoperasiannya lebih mudah. Periksa kebersihan semua perlengkapan. Cuci tangan sebelum memasukkan cairan kimia obat. Ada obat yang sudah dicampur secara langsung, ada pula yang membutuhkan pencampuran manual. Untuk yang manual, anda perlu menakar secara tepat sebelum memasukkannya ke dalam container. Sambungkan pipa dari kompressor ke liquid container. Hidupkan, lalu pasang masker atau corong mulut untuk menghirup uap yang keluar. Inhaler Albuterol Anda mungkin sudah familiar dengan alat berbentuk L untuk penderita asma. Alat tersebut disebut dengan Inhaler Albuterol, fungsinya adalah untuk meredakan gejala asma. Asma merupakan penyakit serius, sehingga perlu penanganan segera ketika ada yang mengalaminya. Meski penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun gejalanya bisa dikontrol. Salah satunya adalah dengan memakai obat spray. Reaksinya cukup cepat, 6 hingga 15 menit setelah cairan masuk ke dalam saluran pernafasan. Ketika mengalami serangan asma, saluran pernafasan pasien akan mengalami penyempitan, sehingga sulit untuk menarik udara masuk. Penyempitan tersebut terjadi akibat kontraksi otot-otot saluran udara atau biasa disebut dengan bronkospasme. Alat ini meringankan gejala asma dengan mempengaruhi reseptor beta di dalam tubuh. Cairan kimia yang terdapat di dalamnya merangsang reseptor untuk memberikan efek relaksasi pada otot yang sedang berkontraksi. Alhasil, saluran yang tadinya menyempit pun bisa terbuka kembali. Yang perlu digarisbawahi, alat ini diproduksi dalam berbagai varian, sehingga cara pakainya benar-benar harus diperhatikan. Kalau perlu datang langsung ke dokter dan minta diresepkan inhaler yang sesuai. Nasopharyngeal swab Teknologi ini diperlukan untuk diagnosa penyakit, termasuk yang berkaitan dengan infeksi saluran pernafasan. Alat seka ini dimasukkan ke dalam hidung menuju nasofaring. Berikutnya, swab akan diputar beberapa kali agar sampel mencukupi untuk dilakukan penelitian. Setelah selesai, swab akan dikeluarkan dari dalam hidung, lalu sampel yang telah dikumpulkan akan diteliti. Alat ini ada banyak macamnya, misalnya yang terbuat dari fiber atau nilon. Swab yang baik mampu merilis sampel dalam jumlah besar. Selain itu, desainnya juga ergonomis, memudahkannya masuk ke dalam rongga pernafasan. Keunggulan lain swab berkualitas adalah proses penyerapan berlangsung cepat dengan volume transfer besar. Nah, itu tadi beberapa teknologi yang berkaitan dengan sistem pernafasan. Ventilator Ventilator adalah sebuah alat yang digunakan untuk membantu pernafasan pada pasien yang mengalami kesulitan bernafas atau kegagalan pernafasan. Cara kerja ventilator pernafasan dapat dijelaskan sebagai berikut: Pengaturan: Ventilator pernafasan dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan pasien. Parameter yang diatur meliputi frekuensi napas, volume napas, tekanan napas, dan rasio inspirasi-ekspirasi. Masker atau tabung endotrakeal: Ventilator pernafasan dapat terhubung dengan pasien melalui sebuah masker yang ditempatkan di wajah pasien atau melalui tabung endotrakeal yang dimasukkan ke dalam saluran napas pasien. Pembacaan sinyal: Ventilator menerima sinyal dari pasien yang mengindikasikan kebutuhan pernapasan. Sinyal ini bisa berupa gerakan dada dan perut, tekanan dalam saluran napas, atau sinyal elektrik dari otot pernapasan. Deteksi pernapasan: Ventilator menggunakan sensor atau algoritma untuk mendeteksi saat pasien memulai atau menghentikan napas. Ketika pasien tidak bernapas, ventilator akan memberikan dorongan napas secara otomatis. Pemberian napas: Ventilator akan memberikan napas melalui masker atau tabung endotrakeal sesuai dengan pengaturan yang telah ditentukan. Napas bisa berupa tekanan positif atau volume udara tertentu yang disuplai ke saluran napas pasien. Sistem pengatur: Ventilator dilengkapi dengan sistem pengatur yang mengatur laju aliran udara, tekanan, dan volume udara yang dihembuskan ke pasien. Pengaturan ini dapat disesuaikan berdasarkan kondisi pasien dan responsnya terhadap ventilasi. Monitoring: Ventilator juga dilengkapi dengan sistem pemantauan yang memantau parameter vital pasien seperti tekanan udara dalam saluran napas, volume udara yang dihembuskan, dan kadar oksigen dalam darah pasien. Alarm dan perlindungan: Ventilator memiliki fitur alarm yang memberikan peringatan jika ada gangguan atau kondisi yang tidak normal. Misalnya, alarm akan berbunyi jika tekanan udara melebihi batas yang ditentukan atau jika pasien tidak bernapas dalam rentang waktu tertentu. Melalui cara kerjanya yang kompleks, ventilator pernafasan membantu menjaga dan memperbaiki fungsi pernapasan pasien yang membutuhkan dukungan tambahan. Penggunaan ventilator pernafasan harus dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih untuk memastikan pengaturan yang tepat dan pemantauan yang cermat sesuai dengan kebutuhan pasien.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-yang-berkaitan-dengan-sistem-pernapasan/">Teknologi Yang Berkaitan Dengan Sistem Pernapasan</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Untuk Mengelola Sumber Daya Alam</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-untuk-mengelola-sumber-daya-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Mar 2017 08:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya alam]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga surya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Teknologi bagai dua sisi mata uang. Dampak positifnya memang besar, tapi dampak negatifnya tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Ini bisa dirasakan secara langsung pada ketersediaan sumber daya alam, terutama yang tidak bisa diperbarui, seperti minyak bumi dan batu bara. Namun begitu, tak bisa dipungkiri teknologi juga bisa membantu proses konservasi, misalnya saja lewat proses budidaya. Pengembangbiakan bisa menjauhkan hewan dan tumbuhan dari resiko kepunahan, sekaligus mencukupi kebutuhan manusia terhadap kedua sumber pangan tersebut. Kali ini kita akan membahas teknologi untuk mengelola sumber daya alam. Teknologi untuk pengelolaan air Kita sudah terbiasa dengan keberadaan air yang melimpah. Sumber daya alam ini bisa ditemukan di laut, sungai, dan danau. Meski bisa diperbarui, namun proses pembaruannya tidak lewat perkembangbiakan, melainkan lewat siklus. Masalah kekeringan sudah melanda berbagai tempat di seluruh dunia dan ini sering dikait-kaitkan dengan perubahan iklim dunia. Maka dari itu, penting bagi kita untuk melakukan konservasi air sejak dini agar generasi mendatang tidak mengalami krisis air. Berbagai inovasi teknologi telah dikembangkan. Salah satu yang berhasil direalisasikan adalah air bersih yang penyalurannya lewat PAM (Perusahaan Air Minum). Biaya air yang kita bayarkan setiap bulan dihitung berdasarkan volume air yang kita pakai, baik untuk kebutuhan memasak, mencuci, mandi, dan yang lainnya. Meski air sebenarnya gratis, tapi prinsip pengelolaan seperti ini membuat kita lebih sadar untuk tidak membuang-buang air seenaknya. Tagihan air mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan penghasilan bulanan anda, namun kesadaran terhadap kelestarian air tetap perlu dijaga sebab air bukan hanya milik generasi sekarang saja, tapi juga generasi masa depan. Contoh teknologi lain yang bisa menghemat pemakaian air adalah detektor kebocoran. Kebocoran pada toilet sering terjadi dan ini beresiko membuang 700 liter air setiap harinya. Dengan adanya teknologi ini, kebocoran bisa segera dideteksi dan ditanggulangi. Air tidak terbuang percuma dan biaya tagihan pun tidak melonjak tanpa sepengetahuan anda. Teknologi untuk pengelolaan tenaga surya Sebenarnya sinar matahari bukanlah jenis sumber daya alam yang perlu dikonservasi sebab jumlahnya sangat melimpah. Namun pemanfaatannya memberikan dampak besar terhadap sumber daya lain terutama yang tidak bisa diperbaharui seperti bahan bakar fosil. Perangkat elektronik memerlukan listrik untuk menjalankannya, sementara kita masih bergantung dengan fosil untuk memproduksi energi tersebut. Panel surya merupakan inovasi terbaru yang bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap non-renewable resources. Seperti namanya, teknologi ini memakai sinar matahari sebagai bahan baku utamanya. Energi tersebut bisa dipergunakan secara langsung sebagai pemanas, bisa juga dikonversi terlebih dahulu menjadi listrik. Ada banyak sekali keuntungan yang ditawarkan oleh solar energy. Yang pertama, energi alternatif ini minim dampak lingkungan. Hampir tidak ada limbah yang dihasilkan dari proses konversi sinar matahari menjadi energi. Selain itu, benefit jangka panjangnya juga besar. Biaya instalasi solar panel memang cukup mahal, tapi alat tersebut bisa dipergunakan selama bertahun-tahun untuk mensuplai listrik untuk rumah tangga. Teknologi untuk pengelolaan hewan dan tumbuhan Penerapan teknologi ini sebenarnya sudah sangat akrab dalam keseharian kita. Kawin suntik, hibridisasi, dan nano teknologi adalah beberapa contohnya. Tujuan manusia mengembangkan teknologi tersebut tidak lain adalah untuk menjaga populasi hewan dan tumbuhan. Sebagai makhluk omnivora, hidup kita sangat bergantung terhadap kedua spesies ini. Dengan pengembangan teknologi dalam bidang pertanian, tumbuhan jadi lebih tahan terhadap hama dan perubahan cuaca. Selain itu, kualitasnya pun bisa ditingkatkan. Sementara dalam bidang hewani, teknologi tidak hanya bisa membantu menjaga jumlah hewan di muka bumi, tapi juga menjauhkan mereka dari ancaman kepunahan. Google Earth merupakan salah satu teknologi yang bisa membantu ilmuwan menjaga hewan di habitat alami mereka. Google Earth merupakan alat pemetaan canggih, mampu memberikan gambar visual permukaan bumi secara detil. Itu tadi teknologi untuk mengelola sumber daya alam.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-untuk-mengelola-sumber-daya-alam/">Teknologi Untuk Mengelola Sumber Daya Alam</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Nano Untuk Pertanian</title>
		<link>https://ronif.com/teknologi-nano-untuk-pertanian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Mar 2017 07:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi nano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2275</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemakaian teknologi nano untuk pertanian sangat krusial sebab tantangan pertanian semakin besar ke depannya. Ini berkaitan erat dengan semakin bertambahnya populasi penduduk dan perubahan iklim dunia. Pengembangan teknologi nano terus dilakukan dan saat ini kita sudah mulai melihat hasilnya. Beberapa contohnya adalah modifikasi pupuk, pestisida, dan penerapan teknologi secara ramah lingkungan. Penerapannya juga bisa membantu petani meningkatkan hasil produksi serta merawat tanaman yang mengalami masalah seperti kerusakan jaringan. Teknik jaringan diperkirakan akan dipergunakan secara lebih luas sebagai alternatif dari pengobatan konvensional untuk tanaman. Dampaknya secara langsung bisa dirasakan oleh petani dan konsumen. Tidak hanya hasil panen meningkat, tapi kualitasnya pun naik secara signifikan. Dan yang lebih penting lagi, penerapan teknologi ini bisa mengurangi eksploitasi sumber daya alam. Dengan harga bahan makanan yang semakin melonjak tinggi, wajar jika mereka yang terlibat di industri pertanian berusaha mencari solusi agar biaya budidaya bisa ditekan sebab itu akan secara langsung berdampak pada pendapatan. Teknologi nano tidak hanya berkembang di lingkup agrikultur saja, tapi juga meluas ke berbagai bidang, termasuk kedokteran, kimia, konstruksi, dan lain sebagainya. Kebutuhan akan teknologi nano sangat besar sebab variabel pertumbuhan tanaman seringkali tidak bisa ditebak. Perubahan iklim misalnya, merupakan masalah yang nyata dewasa ini. Kita tahu bahwa iklim erat kaitannya dengan hasil pertanian dan perkebunan. Ketika iklim mendukung, hasil panen akan meningkat. Tapi jika tidak, petani beresiko mengalami kerugian / gagal panen. Manfaat teknologi nano untuk pertanian Tujuan utama penerapan teknologi nano adalah untuk membuat tanaman tahan terhadap berbagai penyakit serta memaksimalkan nutrisi yang diserap ketika penyerbukan. Salah satu hasil nyatanya adalah nano partikel dan nano kapsul yang berguna untuk treatment penyakit tumbuhan. Selain itu, teknologi ini juga bisa dipakai untuk mengidentifikasi penyakit. Caranya adalah dengan memasukkan partikel ke dalam tanaman hingga menyebar ke seluruh jaringan. Nantinya partikel tersebut bisa memberikan informasi tentang sumber penyakit. Dengan begitu, ilmuwan bisa membuat obat yang mampu bekerja secara efektif dan efisien. Produk nano juga bisa meningkatkan penyerapan nutrisi bagi tanaman. Bahan aktif yang terdapat di dalamnya bisa secara langsung didistribusikan pada bagian yang membutuhkan. Aplikasi seperti ini sangat penting sebab ketika nutrisi sampai ke bagian yang tepat, maka resiko terjadinya kerusakan akibat kesalahan distribusi bisa dikurangi. Manfaat lainnya dirasakan secara langsung oleh lingkungan. Selama ini manusia berusaha keras untuk mengurangi pencemaran tanah sebab akumulasi zat-zat berbahaya bisa mengganggu keseimbangan ekosistem. Teknologi nano menawarkan benefit tersebut. Dengan penyerapan yang efisien, bahan kimia yang dirilis ke lingkungan juga bisa dikurangi. Hasilnya ekosistem akan menjadi lebih sehat. Bidang ini juga meneliti soal susunan genetika dari tanaman, sehingga bisa dibuat varietas tanaman yang tidak mudah terpengaruh oleh perubahan iklim. Informasi genetik yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dipakai untuk memasukkan DNA unggul ke tanaman yang hendak dikembangkan. Teknologi nano sudah diterapkan pada produksi pupuk. Sistem pemupukan konvensional dinilai masih belum efisien, sebab unsur hara yang hilang bisa lebih dari 50%. Dengan penerapan prinsip nano, efisiensi bisa ditingkatkan. Jumlah nitrogen yang terbuang ke lingkungan juga bisa dikurangi. Yang lebih mutakhir adalah unsur hara bisa dilepas menyesuaikan dengan kondisi lingkungan. Timing-nya pun bisa diatur. Ketika nutrisi dirilis secara perlahan, penyerapan menjadi lebih maksimal. Peluang terbentuknya akumulasi di lingkungan juga bisa diperkecil. Zat kimia meski baik untuk tumbuhan tapi bisa memberikan efek negatif pada lingkungan jika konsentrasinya berlebihan. Dengan pertimbangan itulah, teknologi nano dianggap lebih baik sebab bisa mengatur mekanisme pelepasan pupuk. Sekian informasi teknologi nano untuk pertanian.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/teknologi-nano-untuk-pertanian/">Teknologi Nano Untuk Pertanian</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Teknologi Sederhana</title>
		<link>https://ronif.com/cara-membuat-teknologi-sederhana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2017 06:20:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi sederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2269</guid>

					<description><![CDATA[<p>Benda-benda berbasis teknologi sangat mudah ditemukan di dalam kehidupan kita. Semua alat elektronik yang ada di rumah dibuat dengan prinsip teknologi. Dari luar mereka memang terlihat sederhana, tapi jika membedah bagian dalamnya, akan terlihat komponen-komponen individual yang kompleks dan butuh waktu untuk merakitnya. Kali ini kita akan membahas cara membuat teknologi sederhana. Penerapan teknologi tidak harus selalu rumit. Anda bisa mulai belajar dari yang sederhana. Berikut ini adalah beberapa contohnya: Vacuum cleaner sederhana Sekalipun anda sudah memiliki vacuum cleaner di rumah, tidak ada salahnya untuk mencoba merakitnya sendiri. Harganya dijamin jauh lebih murah sebab material yang dipergunakan sangat mudah ditemukan. Untuk membuat, anda akan membutuhkan dinamo, botol minuman bersoda berukuran besar, kaleng bekas, aki motor, lem, kain, gunting, dan pisau. Setelah semua bahan siap, mulai dengan memotong botol minuman menjadi 2 bagian. Kemudian potong lagi bagian depan botol soda tersebut, sisakan hanya bagian yang berbentuk kerucut saja. Ambil kaleng soda, potong kedua ujungnya. Sisakan hanya bagian tengahnya saja. Bagian tengah ini ketika dibuka akan membentuk lembaran logam. Potong lembaran logam tersebut berbentuk lingkaran, besarnya yaitu sebesar diameter botol yang telah dipotong tadi. Untuk melakukan tugas ini, anda perlu memakai spidol dan gunting. Gambar 2 buah garis tegak lurus di atas lembaran logam lingkaran tersebut. Kedua garis harus saling bersinggungan di titik pusat diameter. Berikutnya lubangi titik pusat tersebut dengan paku dan palu. Gambar lingkaran kecil di sekitar lubang tersebut. Agar lebih akurat, anda bisa memakai tutup botol atau sejenisnya. Setelah itu, potong lembaran logam tersebut menjadi 8 irisan hingga menyentuh gambar lingkaran yang dibuat dengan tutup botol. Setelah itu, lengkungkan kedelapan irisan tersebut. Hasil akhirnya akan terlihat seperti kincir angin. Pasangkan kincir angin logam tersebut dengan dinamo. Pakai mesin bor untuk melubangi bagian bawah botol minuman bersoda. Jumlahnya bisa berapa saja, tapi usahakan jangan terlalu berdekatan antar lubang. Hubungkan dinamo dengan kabel, lalu masukkan ke dalam tutup botol. Agar lebih kuat, tambahkan lem ke dalam tutup botol. Yang harus dilakukan selanjutnya adalah menempelkan dinamo tersebut pada bagian dasar botol. Kabel yang terhubung dengan dinamo tersebut dikeluarkan saja lewat lubang-lubang di dasar botol. Pasang double tape yang berisi gabus di bagian tengah atas botol. Double tape harus dipasang secara merata sebab itu akan dipergunakan untuk memegang kain penyaring. Untuk membuat kain penyaring, yang dibutuhkan hanya kain dan kawat. Bentuk kawat menjadi lingkaran dengan diameter yang sedikit lebih kecil daripada diameter botol agar bisa dimasukkan ke dalamnya. Setelah itu, tutup kawan tersebut dengan kain, potong sisi-sisinya, dan rekatkan dengan lem. Masukkan kain penyaring ke dalam botol, pakai double tape tersebut untuk menyangganya. Pasang bagian kepala botol dengan bagian bawah botol. Hidupkan dinamo, lalu coba pergunakan. Kipas angin plastik Anda juga bisa membuat teknologi sederhana lain berupa kipas angin yang terbuat dari botol bekas. Yang dibutuhkan antara lain dinamo motor DC, baterai 9v, konektor 9v, pipet, serta beberapa perlengkapan lain seperti lakban, solder, gunting, dll. Prinsip pembuatannya sebenarnya sangat sederhana. Anda memakai botol (yaitu bagian atasnya) untuk membuat kincir. Nantinya kincir tersebut akan dihubungkan dengan sumber daya yang terbuat dari dinamo dan baterai. Bentuknya memang sederhana, jauh kalau dibandingkan dengan kipas angin buatan pabrik. Selain itu, kemampuannya pun terbatas karena hanya memakai baterai bervoltase kecil. Tapi, project ini tetap layak untuk dicoba. Itu tadi beberapa cara membuat teknologi sederhana.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/cara-membuat-teknologi-sederhana/">Cara Membuat Teknologi Sederhana</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/161 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: ronif.com @ 2026-09-21 02:13:13 by W3 Total Cache
-->