<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>content marketing Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<atom:link href="https://ronif.com/tag/content-marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ronif.com/tag/content-marketing/</link>
	<description>Blog Teknologi, Informasi Digital, &#38; Berita Teknologi Terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Nov 2023 05:03:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://ronif.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-android-chrome-512x512-1-1-32x32.png</url>
	<title>content marketing Archives - Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</title>
	<link>https://ronif.com/tag/content-marketing/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tahukah Anda, Terlalu Banyak Konten Juga Tidak Baik?</title>
		<link>https://ronif.com/tahukah-anda-terlalu-banyak-konten-juga-tidak-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2017 13:41:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[content marketing]]></category>
		<category><![CDATA[penulisan artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2207</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perdebatan soal seberapa banyak konten yang sebuah website butuhkan akan tetap mengemuka sebab jenis website berbeda-beda. Website bertipe berita misalnya, membutuhkan pasokan konten dalam jumlah besar setiap harinya. Sementara website yang bersifat non-berita, jumlah artikel bisa dibatasi. Tahukah anda, terlalu banyak konten juga tidak baik? Tidak baik untuk siapa? Tidak baik untuk pembaca sebab over content terkadang bisa membuat kita kehabisan ide sehingga gaya penulisan menjadi repetitif. Bagi anda yang mengelola website dengan niche yang sangat spesifik, membatasi jumlah konten perlu untuk dilakukan. Anda harus membuat konten tetap fresh dengan ide-ide gagasan yang baru. Sebisa mungkin hindari melakukan repetisi pada setiap artikel sebab itu tidak hanya terlihat sebagai duplikasi, tapi juga membuat pembaca jenuh. Pembaca punya toleransi yang berbeda Tidak semua orang mau membaca artikel yang panjangnya ribuan kata. Terkadang mereka hanya perlu membaca intisarinya saja. Membuat artikel yang panjang tapi minim pembahasan tidak ada gunanya. Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk menuangkan gagasan pokok terlebih dahulu dan mengembangkannya dari sana. Ini untuk mencegah ide-ide tersebut saling tumpang tindih. Tulisan tidak akan enak dibaca jika ide pokok yang sama muncul di beberapa paragraf berbeda. Belajarlah membuat tulisan yang  berbobot dan tidak repetitif. Perbanyak lagi pemakaian kata sebab ini juga mempengaruhi ranking di mesin pencarian. Konten yang panjang boleh saja, tapi tetap harus bermakna. Ada topik-topik yang tidak cukup dijabarkan hanya dengan 500 atau 600 kata saja. Tidak masalah menulis ribuan kata dalam satu artikel asalkan isinya padat dan jelas. Tulisan seperti inilah yang sangat disukai oleh mesin pencari. Keyword spamming sudah tidak jaman Beberapa tahun lalu ketika algoritma Google belum seperti sekarang, website yang menempati peringkat pertama biasanya website yang menulis keyword secara berulang-ulang atau keyword spamming. Banyak blogger percaya bahwa semakin banyak keyword yang ditampilkan pada sebuah halaman, semakin kuat pula SEO-nya. Tapi sekarang praktek seperti itu sudah jarang. Google sudah melakukan perbaikan algoritma yang membuat website spam ditendang jauh ke belakang. Tidak ada lagi website-website aneh yang menempati laman pertama mesin pencari. Para webmaster pun fokus pada pembuatan konten berkualitas, tidak lagi mengandalkan keyword spamming. Sekarang yang berpeluang besar tampil di laman pertama adalah website dengan authority tinggi dan konten berkualitas. Kualitas bisa ditakar dari panjangnya artikel, referensi situs lain (backlink), kepadatan, dan originalitas. Jika anda mampu membuat artikel yang memenuhi semua syarat tersebut, kemungkinan besar artikel tersebut bisa nangkring di depan. Buat konten untuk pembaca, bukan robot Artikel dengan spam keyword biasanya ditujukan untuk robot. Tapi sekarang konten seperti ini punya peluang kecil untuk bersaing di mesin pencari. Konten yang baik adalah konten yang ditujukan untuk pembaca, bukan robot. Tidak usah repot-repot berpikir bagaimana robot akan membaca artikel anda. Yang penting buatlah artikel berkualitas yang disukai banyak orang. Jika artikel tersebut memuaskan pembaca, mereka akan men-sharenya ke berbagai authority sites. Ini akan mendongkrak ranking artikel secara natural. Sajikan dengan visual menarik Konten yang panjangnya ribuan kata perlu disajikan dengan visual menarik. Misalnya sisipkan gambar ilustrasi per 2-3 paragraf. Lalu pakai juga heading, bold, italic, huruf kapital, dll agar artikel terkesan lebih dinamis, tidak monoton. Membaca artikel panjang dengan format yang sama bisa membuat pembaca merasa bosan. Selain gambar, anda juga bisa menampilkan video ilustrasi. Selain itu, jika artikel dirasa terlalu panjang, pecah ke dalam beberapa halaman. Ini bisa membantu mencegah pembaca kehilangan fokus. Nah, sekarang anda tahu terlalu banyak konten juga tidak baik.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/tahukah-anda-terlalu-banyak-konten-juga-tidak-baik/">Tahukah Anda, Terlalu Banyak Konten Juga Tidak Baik?</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Content Marketing Yang Sebaiknya Dihindari</title>
		<link>https://ronif.com/kesalahan-content-marketing-yang-perlu-dihindari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2017 08:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[content marketing]]></category>
		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=2053</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selama ini anda mungkin menganggap bahwa konten yang dibuat untuk website sudah memiliki kualitas tinggi. Tapi jika diperiksa lebih dalam, bisa saja ada hal-hal yang perlu segera dikoreksi. Seperti kita tahu, konten memegang peran penting di era digital seperti sekarang. Pondasi dasar sebuah website adalah konten. Dengan membuat konten berkualitas, website anda akan mendapatkan reputasi baik di mesin pencari dan lebih mudah bersaing dengan kompetitor lain. Lalu, apa saja kesalahan content marketing yang sebaiknya dihindari? Melewatkan content idea generator Ada beberapa tool yang berfungsi untuk memberikan anda ide-ide postingan. Salah satu contohnya adalah Buzzsumo. Tool ini bisa membantu anda menemukan ide konten yang spesifik terkait sebuah keyword atau topik. Tujuannya apalagi kalau bukan membuat artikel yang bisa meningkatkan user engagement. Ide tersebut haruslah ide yang disukai pembaca, ini ditandai dengan jumlah share ke media sosial yang tinggi. Anda pun setelah membaca artikel yang menarik pasti tidak akan ragu berbagi ke sosial media bukan? Tidak melakukan riset keyword yang teliti Ini bukan soal melakukan riset atau tidak, tapi soal seberapa teliti anda dalam memilih keyword sebelum menjadikannya bahan postingan. Banyak yang hanya berpatokan pada search volumes saat memilih keyword. Padahal faktanya, semakin populer sebuah keyword, semakin susah pula tingkat persaingannya. Fokus anda saat memilih keyword seharusnya bukan hanya search volumes saja, tapi relevansinya dengan dengan niche website anda. Selain itu, cari tahu apakah keyword bisa dipakai sebagai alat branding atau tidak. Karena keterbatasan dana, banyak yang pada akhirnya hanya mengandalkan intuisi untuk memilih keyword. Well, mereka tetap memakai keyword planner atau layanan gratis lainnya. Tapi itu terkadang belum cukup untuk mencari keyword yang benar-benar spesifik dan tertarget. Jika tidak keberatan, pakailah tool premium yang bisa menyajikan results lebih komprehensif. Dengan begitu, anda bisa melihat peta persaingan dari setiap keyword dan relevansinya dengan topik website anda. Tidak mengoptimasi konten Saat website sudah terisi oleh banyak artikel, beberapa akan kebanjiran pengunjung, sementara yang lainnya akan sepi. Ada pula yang mendapatkan traffic, tapi seadanya. Tool seperti Google Analytics bisa membantu anda menyortir artikel berdasarkan popularitasnya. Pelajarilah mengapa artikel-artikel tersebut lebih populer dibandingkan dengan yang lainnya. Mungkin dari cara penulisannya, mungkin dari penyajian datanya, atau mungkin dari visual pendukungnya. Itu bisa menjadi landasan untuk membuat artikel baru yang tidak kalah populer. Kemudian jangan lupa untuk memanfaatkan halaman-halaman populer untuk berpromosi. Tambahkan link menuju landing page jika anda sudah men-setup secara khusus. Atau tambahkan link review/download jika ada produk yang ingin anda perkenalkan kepada para pembaca. Tidak memakai data Adwords Kalau yang satu ini kami yakin anda tidak melewatkannya. Webmaster yang berorientasi pada uang biasanya akan langsung lari ke Adwords saat ingin mencari keyword untuk artikel. Sebenarnya ada beberapa tool lain yang juga bisa menyediakan data seputar nilai per klik, search volumes, tingkat persaingan, dsb. Tapi karena gratis, banyak yang tertarik untuk menggunakan tool ini. Setiap kewyord punya nilainya sendiri-sendiri. Banyak blogger fokus pada hanya pada High Paying Keywords. Padahal kita tahu, peta persaingan untuk keyword-keyword ini biasanya sangat ketat. Selain itu, HPK umumnya berbahasa inggris, yang artinya kita harus bersaing dengan blogger-blogger internasional untuk mendapatkan traffic. Tapi itu tidak menjadi masalah, keyword inggris pun sangat bervariasi. Beberapa cenderung minim saingan karena yang mencari tidak terlalu banyak, tapi nilai kliknya lumayan. Fokuslah pada kw-kw seperti ini jika anda ingin meningkatkan renevue. Itu tadi kesalahan content marketing yang sebaiknya dihindari.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/kesalahan-content-marketing-yang-perlu-dihindari/">Kesalahan Content Marketing Yang Sebaiknya Dihindari</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tool Content Marketing Yang Akan Mempermudah Kerja Anda</title>
		<link>https://ronif.com/tool-content-marketing-yang-akan-mempermudah-kerja-anda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2016 06:49:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[content marketing]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=1994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konten adalah elemen penting dari sebuah website. Tampilan website boleh keren, tapi jika kontennya cenderung low quality, orang jadi enggan untuk mampir berkali-kali. Maka dari itulah sangat penting bagi seorang webmaster untuk membuat website yang penuh dengan konten berkualitas. Kami ingin memberi informasi seputar tool content marketing yang akan mempermudah kerja anda. Apa saja itu? Mari kita simak: Trendspottr: tool ini cocok buat anda yang suka memposting artikel-artikel bertema trending topic. Alat ini akan membantu mencari ide atau topik yang sedang hangat dan menjadi bahan perbincangan. Berbagai parameter dipergunakan untuk meningkatkan hasil pencarian, seperti hashtag, konten, frase, dll. Jadilah yang pertama untuk mempublikasikan informasi-informasi terhangat. Anda bisa memasukkan kata kunci apapun di kotak pencarian dan alat ini akan memulai proses searching untuk menemukan topik-topik populer. Feedly: tool ini bisa diandalkan untuk menemukan ide-ide baru. Feedly akan mengumpulkan ide artikel dari blog-blog lain. Seringkali yang kita lakukan saat kehabisan ide adalah mengunjung website yang seniche, kemudian mencari inspirasi topik dari sana. Cara manual seperti ini memang menyenangkan untuk dilakukan, tapi cukup menguras waktu. Ada banyak hal yang perlu dilakukan dalam pengelolaan sebuah website, tidak hanya membuat konten saja. Oleh sebab itu, manfaatkanlah tool seperti ini untuk mencari gagasan agar anda bisa lebih cepat mempublish artikel baru di website. Semakin banyak jumlah artikel, semakin besar juga visitor yang bisa didapatkan dari mesin pencari. Tapi kualitas tetap harus diperhatikan sebab konten berkualitas rendah sulit bersaing di mesin pencari. Tomato timer: tool ini tidak berkaitan langsung dengan kualitas konten yang dibuat, tapi mempengaruhi proses pembuatan konten tersebut. Fungsinya sendiri adalah untuk meningkatkan produktivitas. Jadi dengan alat ini anda bisa men-set waktu kerja selama 25 menit, kemudian berhenti sejenak 5 menit. Bekerja di depan komputer adalah aktivitas yang menjemukan dan melelahkan apalagi jika anda berhadapan dengan layar komputer setiap hari. Tool ini bermanfaat untuk menjaga tubuh dari kelelahan. Sangat penting untuk beristirahat di sela-sela kesibukan. Tapi karena terlalu asik dengan pekerjaan, kita sering lupa untuk beristirahat. Timer ini akan mengingatkan anda kapan harus beristirahat dan kapan melanjutkan pekerjaan. Canva. Canva adalah sebuah tool yang bisa membantu anda membuat gambar berkualitas. Tidak perlu skill seorang desainer untuk mendesain gambar yang menarik dan interaktif. Agar artikel lebih hidup, biasanya kita selalu menyisipkan gambar ilustrasi. Tool ini punya banyak pilihan template untuk membuat gambar lebih atraktif. Gambar yang dihasilkan nantinya tidak hanya bisa dipakai untuk mengisi artikel saja, tapi juga untuk memposting status di Facebook, Instagram, dan media sosial lainnya. Buffer. Tool ini penting untuk meningkatkan efektivitas promosi lewat media sosial. Anda mungkin punya banyak akun untuk berpromosi, tapi tidak bisa mengelolanya dalam waktu bersamaan karena akan menyita banyak waktu. Tugas alat ini adalah mensinkronisasikan semua akun media sosial yang anda miliki, mulai dari Pinterest, Facebook, Twitter, dan yang lainnya. Mengapa ini perlu dilakukan? Sebab saat semua terintegrasi, proses posting akan lebih mudah. Anda tidak perlu lagi login di setiap akun satu per satu. Tool ini akan meng-otomatisasi semuanya, sehingga anda bisa berbagi konten ke berbagai sosial media dalam waktu singkat. Masih ada banyak tool berguna lainnya, seperti Hemingway Editor. Tool ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas tulisan, mulai dari spelling, grammar, readability, dsb. Sekian informasi seputar tool content marketing yang akan mempermudah kerja anda.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/tool-content-marketing-yang-akan-mempermudah-kerja-anda/">Tool Content Marketing Yang Akan Mempermudah Kerja Anda</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuat Konten Yang Baik Sesuai Target Pembaca</title>
		<link>https://ronif.com/membuat-konten-yang-baik-sesuai-target-pembaca/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ketut]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2016 07:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[content marketing]]></category>
		<category><![CDATA[jasa penulisan artikel]]></category>
		<category><![CDATA[konten berkualitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://ronif.com/?p=1978</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konten adalah pondasi dasar untuk sebuah website. Jika anda ingin bergelut di dunia internet marketing, membuat konten berkualitas adalah ilmu dasar yang patut dikuasai. Jika tidak punya skill ini, tidak usah khawatir sebab saat ini ada banyak content provider. Tugas mereka adalah membuat artikel yang tidak hanya berkualitas, tapi juga enak dibaca. Kami ingin berbagi informasi tentang cara membuat konten yang baik untuk target pembaca. Sebaiknya artikel disesuaikan dengan target pembaca untuk meningkatkan efektivitasnya. Jika artikel tersebut ingin dikonversi menjadi sales, maka harus ada call to action atau imbauan untuk bergabung. Ajakan sebaiknya tidak memaksa sebab kebanyakan dari kita tidak suka dipaksa saat melakukan sesuatu. Ada 2 hal dasar yang perlu anda ketahui soal pembuatan konten. Yang pertama, sangat penting mengetahui target audiens anda. Konten yang ditujukan untuk para wanita misalnya perlu mengandung kosakata yang banyak mereka pergunakan. Kemudian soal kualitas, konten tersebut harus mewakili apa yang mereka inginkan. Semakin dalam pembahasan semakin bagus. Dengan begitu, mereka tahu bahwa anda serius dalam membuat tulisan tersebut. Netizen yang sudah sering membaca artikel dari portal ke portal tahu mana tulisan yang dibuat dengan riset mendalam dan mana yang dibuat secara asal-asalan. Jika tulisan dibuat secara asal-asalan, jangan heran nilai konversinya kecil. Bagaimana bisa kita mengajak orang untuk bergabung di suatu program jika cara mengajaknya ‘ogah-ogahan’? Mengidentifikasi target audiens tidak susah. Misalnya jika anda ingin membahas review produk kosmetik, maka tulislah dalam secarik kertas kriteria dari audiens yang ingin disasar, mulai dari jenis kelamin, usia, pekerjaan, dll. Ini akan mempengaruhi ketertarikan mereka dalam membeli produk yang disarankan. Wanita yang sudah punya pekerjaan tetap biasanya lebih royal dalam mengeluarkan uang untuk produk-produk kecantikan. Itulah mengapa sangat tepat jika anda menargetkan wanita di rentang usia 25-35 sebab mereka sedang produktif di rentang usia ini. Begitu juga jika misalnya anda ingin membuat bahasan tentang alat pancing. Tentu saja produk seperti ini punya target yang spesifik. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui karakteristik dari calon konsumen yang ingin disasar. Itu akan meningkatkan profit anda nantinya. Tips berikutnya, anda harus membuat persuasi supaya mereka berminat bergabung atau membeli produk yang ditawarkan. Kembali ke contoh sebelumnya, belanja alat kosmetik adalah rutinitas bagi para wanita. Tapi biasanya ada kendala-kendala khusus yang mereka hadapi. Jika bukan soal budget, mereka sering berhadapan dengan kualitas makeup, apakah cocok untuk kondisi kulit mereka atau apakah itu bisa menimbulkan iritasi. Siapapun ingin meminta kejelasan apakah produk yang ditawarkan terjamin keamanannya. Ini sangat penting sebab makeup diaplikasikan langsung ke kulit, yang artinya ini bisa mempengaruhi kesehatan kulit pemakainya. Untuk menghilangkan keraguan tersebut, berikanlah penjelasan lengkap tentang mengapa produk tersebut aman untuk dipakai. Jika mereka terkendala soal biaya, beri penjelasan mengapa produk anda tetap layak untuk dibeli meski bandrol harganya di atas rata-rata. Atau mungkin ada program diskon untuk konsumen setia. Pembaca biasanya ingin tahu apakah kita bisa memberikan solusi untuk problem yang mereka hadapi. Semakin banyak solusi yang diberikan, semakin yakin juga mereka bergabung atau membeli produk yang ditawarkan. Ini berlaku untuk program atau produk apapun. Tulislah ke dalam secarik kertas berbagai masalah umum yang sering dikeluhkan. Cobalah mencari solusi agar pembaca merasa yakin. Kalau kebingungan, pakai Google untuk menjawab rasa penasaran anda. Mereka yang bingung soal sesuatu biasanya langsung mencari solusi lewat Google. Tempatkan diri anda sebagai pembaca. Gali informasi soal masalah-masalah yang sudah di-listing sebab website lain mungkin sudah membahasnya. Jadikan itu sebagai referensi untuk mencari solusi buat pembaca. Konten yang baik juga harus interaktif, jadi tambahkanlah gambar ilustrasi dan video pendukung jika memungkinkan. Misalnya untuk artikel yang sifatnya tutorial, akan lebih baik jika anda menyertakan gambar ilustrasi untuk semua tahapan. Jika hanya memakai teks, pembaca bisa merasa kebingungan. Jika sudah begini, mereka mungkin akan segera meninggalkan website anda dan mencari tutorial lain yang berisi gambar. Sekian tips membuat konten yang baik sesuai target pembaca.</p>
<p>The post <a href="https://ronif.com/membuat-konten-yang-baik-sesuai-target-pembaca/">Membuat Konten Yang Baik Sesuai Target Pembaca</a> appeared first on <a href="https://ronif.com">Informasi Digital &amp; Berita Teknologi Terbaru</a>.</p>
]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/123 objects using Memcache
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis

Served from: ronif.com @ 2026-09-21 01:20:10 by W3 Total Cache
-->