3 Jenis Vaksin Yang Telah Di Gunakan Di Indonesia

Jenis Vaksin Covid-19

Dikarenakan wabah virus yang mulai melanda dunia pada tahun 2020, para peneliti dan ilmuwan yang ahli dalam bidangnya terus menerus meneliti dan mengembangkan vaksin yang ampuh dan tidak bisa dihindari oleh virus yang bernama Covid-19. Vaksin yang telah dikembangkan oleh para peneliti semakin banyak hingga muncullah beberapa jenis vaksin

Hasilnya beberapa ilmuwan dan peneliti yang bergabung dengan organisasi yang bernama WHO (World Health Organization) mengembangkan beberapa jenis vaksin yang saat ini mampu untuk menghalau dan membuat antibodi yang bisa melawan virus yang satu ini.

Hingga kemudian beberapa ilmuwan yang telah diberikan investasi oleh perusahaan – perusahaan besar yang mempelopori pembuatan dan pengembangan secara lanjut dari vaksin yang dibuat oleh organisasi WHO. Kemudian muncullah beberapa jenis vaksin yang beragam.

Diakibatkan oleh meningkatnya populasi yang ada di indonesia menyebabkan dosis dan persediaan vaksin yang harus memadai maka pemerintahan indonesia telah menetapkan secara resmi bahwa indonesia mengizinkan pengedaran secara legal 7 jenis vaksin yang telah di teliti oleh biofarma.

Keputusan penetapan di atas telah di tuangkan pada keputusan menteri kesehatan yang mengatakan 7 jenis vaksin yang secara resmi bisa beredar di indonesia diantaranya, Vaksin Sinovac, Astra Zeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizier Biontech, Vaksin merah putih Biofarma, dan novavax yang akan diterangkan secara lanjut di bawah.

Jenis – Jenis Vaksin

Seperti yang telah dijelaskan di artikel sebelumnya yaitu artikel tentang Teknologi Pembuatan Vaksin yang menyokong pembuatan vaksin secara lanjut. Yang akhirnya berhasil menciptakan dan mengembangkan vaksin – vaksin membantu para tenaga kesehatan dalam mengurus pandemi Covid-19 ini.

Vaksin Vaksin yang telah di teliti secara lanjut dan dikembangkan hingga tingkat yang cukup untuk menghalau virus yang satu ini, kemudian di kirim secara berkala dengan dosis tertentu ke berbagai daerah di indonesia. Berikut adalah vaksin yang telah di tetapkan di indonesia.

1. Sinopharm

Sinovac adalah vaksin yang di teliti dan kembangkan oleh pemerintahan Tiongkok dan menjadi vaksin pertama yang digunakan oleh pemerintahan Indonesia. Vaksin ini juga telah di tetapkan oleh WHO sebagai salah satu jenis vaksin yang digunakan di saat darurat.

Vaksin ini telah di sertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan juga telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Vaksin ini mengandung virus Covid-19 yang telah di matikan dan telah melewati pengujian klinis fase ketiga.

Vaksin Sinovac ini bisa diberikan kepada remaja yang berumur di atas 18 tahun dengan dosis yang dianjurkan yaitu 2 dosis sebanyak 0.5 mililiter (ml) per dosisnya dengan jarak pemberian 14 hari atau 2 minggu. Di Indonesia efikasi untuk vaksin ini sebesar 65,3%.

Kemenkes mencatat sejak 15 April sampai 8 Juli 2021 bahwa vaksin ini telah disalurkan ke berbagai daerah di indonesia dan telah menghabiskan 52 juta dosis vaksin untuk 22,13 juta penduduk di Indonesia. Efek samping yang dihasilkan oleh vaksin ini tergolong ringan diantaranya adalah nyeri pada area yang telah di suntik, nyeri otot, dan sakit kepala. Namun, ada juga yang merasakan lelah, mual, sampai muntah.

2. Jenis Vaksin Astra Zeneca

Astra Zeneca adalah vaksin yang telah di uji coba di Inggris yang memiliki nilai efektif sebesar 76% dalam sekali dosis. Vaksin ini diketahui mengandung virus flu dan virus Covid-19 yang merupakan hasil dari rekayasa genetik yang aman bagi sistem imun tubuh.

Vaksin ini cocok untuk penduduk yang dalam rentang usia 18 – 55 tahun dengan pemberian dosis sebanyak 0.5 ml per dosis dengan jarak empat sampai 12 minggu. Untuk dosis yang paling dianjurkan untuk vaksin ini adalah 2 dosis bagi satu penduduk.

Hasil dari uji klinis juga mengatakan bahwa efek samping dari vaksin ini tergolong ringan hingga sedang seperti nyeri otot, kemerahan, gatal, bengkak pada tempat yang disuntik, demam, lelah, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, radang tenggorokan, flu dan batuk.

Dan bagi 1% penduduk yang mendapatkan efek samping seperti pusing, nafsu makan berkurang, sakit perut, pembengkakan kelenjar getah bening, produksi kulit berlebih, kulit terasa gatal, dan munculnya ruam. Walaupun gejala efek samping dari vaksin ini lebih banyak tetapi vaksin ini masih dipakai oleh sebagian negara yang salah satunya Indonesia

3. Jenis Vaksin Sinopharm

Jenis vaksin yang terakhir adalah vaksin yang dibuat oleh pemerintahan Tiongkok. Sama seperti vaksin Sinovac vaksin jenis ini juga dibuat dengan cara mematikan virus yang akan dibuat menjadi vaksin. Untuk penggunaannya anda bisa menggunakan vaksin ini dengan dosis 0.5 ml dengan rentang 21 hari.

Sejauh ini vaksin Sinopharm memiliki efek samping yang bisa dibilang ringan dan tidak membahayakan seperti rasa sakit pada area yang disuntik, ruam, pusing, tegang otot, demam, mual, dan muntah-muntah. Vaksin ini juga sangat cocok bagi para penduduk usia lanjut indonesia.

Demikian jenis vaksin covid yang sudah atau akan digunakan di Indonesia. Tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya Covid-19.

This entry was posted in News. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *