Tips Bagaimana Meningkatkan Awareness di Digital

Meningkatkan awareness di digital membutuhkan perjuangan. Kita tidak bisa berharap traffic datang secara langsung tanpa melakukan usaha apa-apa. Sekalipun bisnis yang anda kelola sudah cukup dikenal, tetap saja anda perlu mempromosikan akun media sosial agar bisnis lebih dikenal lagi. Transaksi jual-beli perlahan-lahan beralih ke internet. Meski transaksi offline masih menjadi pilihan utama, ke depannya kita akan melihat peran yang semakin besar dari transaksi digital. Alasan utamanya tentu saja kemudahan. Banyak orang lebih suka membeli produk secara online sebab mereka tidak perlu repot-repot datang ke toko untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Selain itu, harga juga lebih kompetitif. Nah, berikut ini adalah cara bagaimana meningkatkan awareness di digital.

bagaimana meningkatkan awareness di digital 2
image source: ithotelero.com

Manfaatkan semua media sosial

Usaha yang dikelola perlu mendapatkan ‘push’ maksimal lewat berbagai media sosial. Jangan hanya bertumpu pada Facebook atau Twitter saja. Ada banyak platform lain untuk berpromosi, seperti LinkedIn, Instagram, Youtube, dsb. Memilih sosmed secara selektif bisa mengurangi potensi income sebab demografis dari setiap media sosial berbeda. Mungkin anda akan sedikit kerepotan dalam mengelola banyak akun, itulah mengapa disarankan untuk membentuk tim yang solid karena dengan begitu proses pengelolaan akan jauh lebih mudah.

Perbarui secara konsisten

Media sosial seharusnya menjadi wadah penyalur informasi perusahaan. Setiap ada event menarik seperti Flash Sale, Garage Sale, atau yang lainnya, pakailah akun sosmed untuk menyebarkan informasi tersebut. Jangan membuat akun hanya untuk ditelantarkan. Tidak peduli seberapa banyak follower yang dimiliki di Instagram atau Twitter, jika anda tidak akan dalam melakukan posting, user engagement akan menurun secara perlahan. Sering kita melihat akun-akun yang punya follower jutaan tapi jumlah likes di setiap postingnya hanya mencapai puluhan ribu saja. Itu tandanya follower enggan berpartisipasi, mungkin karena jarang melakukan update atau karena konten yang disajikan dianggap tidak menarik. Maka dari itu, lakukanlah update secara rutin disertai dengan konten berkualitas.

Tingkatkan komunikasi dengan audiens

Sebaiknya libatkan follower / fans pada akun media sosial. Salah satu caranya adalah dengan membuat poll. Buatlah poll dengan topik yang kiranya bisa menarik minat follower untuk berpartisipasi. Cara lainnya adalah dengan mengadakan program giveaway alias bagi-bagi gratis. Misalnya anda akan melaunching produk terbaru dalam waktu dekat. Berikanlah kesempatan bagi fans untuk mendapatkan produk secara gratis / free review dengan mengikuti sejumlah ketentuan, seperti membagikan post pada pengguna media sosial lain, memberikan hastag, dll.

Dengan rutin mengadakan program seperti ini, niscaya user engagement akan meningkat. Yang juga penting adalah memberikan solusi untuk setiap pertanyaan yang diajukan. Banyak konsumen menyampaikan keluhan mereka lewat media sosial. Jawablah keluh-kesah tersebut dengan jujur. Jangan bersikap defensif jika ada pertanyaan yang ‘menohok’ reputasi perusahaan. Jika konsumen komplain, perbaikilah kualitas layanan, jangan balik menyalahkan mereka.

bagaimana meningkatkan awareness di digital
image source: kwallacesignature.com

Jual kualitas

Ada dua cara untuk menaikkan penjualan, yang pertama adalah meningkatkan kualitas produk, dan yang kedua adalah memberi insentif / promosi. Cara kedua memang efektif, tapi untuk jangka panjang, kualitas produk tetap memegang peran terpenting. Jika produk tidak punya nilai lebih, sebanyak apapun promo yang diberikan di awal, penjualan akan stagnan ke depannya. Sebaliknya, jika produk punya kualitas tinggi, tanpa promosi pun tetap akan laku.

Tunjukkan bawah produk anda layak bersaing dengan produk serupa lainnya. Konsumen saat ini semakin selektif dalam memilih produk. Mereka akan mencari perbandingkan dengan membaca artikel dan berita. Akan sangat sulit menyembunyikan kualitas produk sebab konsumen biasanya sangat vokal. Mereka yang punya impresi negatif cenderung memberikan feedback yang negatif pula. Jika terus-menerus seperti ini, produk tersebut akan dicap jelek oleh masyarakat luas.

Pakai visual menarik

Mendeskripsikan sebuah produk perlu lebih dari sekedar kata-kata. Anda juga harus memberikan visual berkualitas, agar orang semakin tertarik lagi me-share produk di Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya. Ada banyak cara membuat foto terlihat lebih eye-catching. Jangan ragu menyewa fotografer profesional untuk membuatkan foto terbaik untuk setiap produk yang ditawarkan.

This entry was posted in Internet and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *