Perkembangan Teknologi Baterai dari Dulu Hingga Masa Depan

teknologi baterai

Perkembangan Teknologi Baterai dari Dulu Hingga Masa Depan – Kehidupan sehari-hari menuntut manusia untuk mengerjakan berbagai jenis pekerjaan. Dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut, bantuan dari alat-alat tertentu pastinya sangat memudahkan. Banyak sekali jenis alat dalam keseharian yang selalu digunakan dengan fungsi masing-masing. Setiap alat juga memiliki cara kerja sendiri dalam menjalankan fungsinya.

Sebagian besar alat-alat bantu dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan aliran daya agar dapat bekerja. Daya yang paling umum berasal dari energi listrik. Namun tidak sedikit juga alat-alat keseharian yang menggunakan daya dari baterai. Misalnya jam sebagai penunjuk waktu, ponsel sebagai alat komunikasi dan bahkan sekarang sudah ada alat transportasi yang bisa dijalankan dengan energi dari baterai.

Baterai sebagai sumber energi bukan lagi teknologi yang baru dikenal dan penggunaannya sudah menjadi bagian dari kehidupan sejak bertahun-tahun lalu. Dari awal baterai dikenal sebagai sumber daya hingga sekarang, sudah banyak inovasi yang berkembang. Di masa depan, baterai diperkirakan akan terus dikembangkan dengan lebih canggih. Mari mengenal lebih lanjut tentang teknologi baterai.

Mengenal Sejarah Baterai

Adalah Alessandro Volta, fisikawan asal Italia yang menjadi penemu baterai sekaligus menjadi pengguna pertama baterai pada tahun 1800. Volta menemukan perangkat yang bisa menghasilkan listrik statis pada tahun 1774. Kemudian pada 1779, ilmuwan tersebut dipanggil untuk menjalankan peran sebagai professor di University of Pavia. Ia kemudian menemukan tumpukan volta yaitu metode praktis pertama untuk memproduksi listrik.

Tumpukan volta berupa piringan tembaga dan cakram yang disusun secara berseling dengan potongan karton. Selanjutnya elemen tersebut dicelupkan ke air garam di antara kedua piringan. Tumpukan tersebut akhirnya menghasilkan arus listrik dan dipercaya sebagai penemuan baterai untuk pertama kalinya. Battery technology ini kemudian dapat diandalkan karena kinerjanya yang konsisten.

Tidak hanya di Italia, perkembangan baterai juga ditemukan di Baghdad. Baterai yang ditemukan di Baghdad termasuk artefak kuno yang sempat membingungkan para ilmuwan. Beberapa arkeolog pada tahun 1930 juga sempat melakukan penggalian di sebidang makan kuno. Penggalian tersebut menghasilkan penemuan sebuah artefak yang diduga sebagai satu set baterai kimia. Usianya diperkirakan telah mencapai 2000 tahun lebih.

Dari beberapa penemuan muncul dugaan bahwa aktivitas elektrik telah dikenal manusia yang hidup di masa lampau. Selain artefak yang ditemukan di Baghdad, para arkeolog dan ilmuwan juga dibuat penasaran dengan munculnya artefak serupa di tempat lain. Penelitian pun kemudian dilanjutkan sampai sekarang hingga kemunculan teknologi baterai yang lebih canggih.

Perkembangan Teknologi Baterai

Dari awal ditemukan hingga sekarang, sudah terangkum beberapa hasil penelitian oleh para ahli mengenai baterai. Salah satunya adalah kemampuan baterai tahan lama yang ditemukan oleh tim ilmuwan dari Universitas Central Florida. Baterai dengan kemampuan tersebut diberi nama supercapacitor dengan kapasitas daya yang memiliki volume 20 kali besar. Kapasitas yang dimiliki membuat baterai tersebut bisa bertahan selama satu minggu.

Selanjutnya, kasus ledakan baterai membuat para ilmuwan dari Stanford University mengembangkan penelitian untuk menjawab masalah tersebut. Baterai yang dikembangkan menggunakan triphenyl phosphate untuk menjaga elektroda positif dan negatif secara terpisah. Saat baterai mencapai suhu 150 derajat celcius, serat plastik tersebut akan meleleh dan melepaskan bahan kimia untuk mencegah kebakaran.

Seiring berkembangnya zaman, baterai dikembangkan dengan tujuan menyelamatkan lingkungan. Maka ilmuwan dari Harvard University mengembangkan baterai dengan teknologi air untuk memberikan solusi yang ramah lingkungan. Baterai tersebut diistilahkan sebagai flow battery yaitu baterai dengan molekul organic dalam larutan air dengan pH yang netral. Baterai tersebut diklaim bisa bertahan hingga 10 tahun.

Selain memiliki kelebihan untuk jangka panjang, flow battery juga disebut bebas dari senyawa kimia yang beracun. Tentu saja kelebihan ini jauh lebih baik dibandingkan baterai jenis lithium-ion. Dari teknologi yang dikembangkan ini, baterai diharapkan bisa memberikan keamanan bagi penggunanya. Tidak hanya itu, baterai dengan teknologi mutahkhir juga dapat mendukung kelestarian lingkungan.

Melihat dari sejarahnya yang panjang, battery technology merupakan penemuan penting yang tetap masih digunakan hingga kini. Berbagai inovasi yang dikembangkan juga membuktikan bahwa baterai akan tetap bisa diandalkan hingga masa depan. Terlebih perkembangannya semakin mengarah ke hal-hal positif seperti peduli pada lingkungan.

Posted in Internet | Leave a comment

Mengenal Tren Teknologi Industri Paling Diminati Saat Ini

Teknologi industri

Mengenal Tren Teknologi Industri Paling Diminati Saat Ini – Industri 4.0 diketahui sebagai sebuah tren teknologi di era digital yang terbaru. Ini merupakan sebuah transformasi yang memungkinkan untuk mengumpulkan dan melakukan analisa data di seluruh mesin.

Selain itu, prosesnya pun menjadi lebih cepat, fleksibel, dan efisien dalam menghasilkan produk berkualitas yang lebih tinggi dengan biaya yang lebih rendah. Hal ini akan mampu meningkatkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan industri serta mengubah profil tenaga kerja yang nantinya juga ikut mengubah daya saing perusahaan.

Di tahun 2021 ini, trend industrial technology juga mengalami perubahan besar. Hal ini disebabkan oleh cara masyarakat dalam membangun dan menggerakkan ekonomi yang terus mengalami perkembangan karena globalisasi. Beberapa tren tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

Hybrid Cloud

Tren teknologi pertama yang akan semakin dibutuhkan adalah hybrid cloud yang merupakan kombinasi antara private cloud dan public cloud. Umumnya, sebuah perusahaan atau organisasi akan menyimpan data sensitif menggunakan layanan private cloud, sedangkan layanan lain akan disimpan di layanan komputasi publik.

Seiring berkembangnya teknologi industri 4.0, setiap aktivitas produksi akan lebih membutuhkan peningkatan data sharing antar situs, departemen, dan perusahaan. Di saat yang sama, kinerja dari teknologi cloud pun semakin meningkat.

Bahkan, waktu responnya pun hanya membutuhkan beberapa milidetik. Dengan demikian, perusahaan yang menggunakan teknologi cloud ini memungkinan sistem produksi untuk menyediakan layanan berbasis data yang lebih banyak lagi.

Artificial Intelligence (AI)

Trend industrial technology berikutnya adalah Artificial Intelligence (AI), merupakan sebuah perangkat tambahan yang tersimpan dalam sistem dan berbentuk mesin. Teknologi yang satu ini adalah kecerdasan buatan yang bisa diatur dalam sebuah konteks ilmiah agar perangkat tertentu mampu bekerja secara maksimal.

AI umumnya digunakan untuk meningkatkan kepuasan sekaligus mempertahankan pelanggan. itu sebabnya teknologi ini dimanfaatkan untuk merancang sebuah strategi pasar dan menargetkan pelanggan (target market) yang lebih tepat sasaran.

3D Printing

Teknologi industri yang tren berikutnya adalah 3D printing. Teknologi yang satu ini memiliki kemampuan untuk memproduksi barang yang sama hanya dengan satu kali proses tanpa membutuhkan perakitan atau pengelasan.

Dengan hadirnya teknologi 3D printing ini mampu mengurangi limbah industri dengan adanya sistem daur ulang plastik yang mumpuni. Disamping itu, teknologi ini juga akan mengurangi waktu tunggu untuk transformasi dan suku cadang. 3D printing ini sangat berguna untuk proses produksi dalam skala besar. Misalnya, alat kesehatan dan mainan anak-anak.

Robotics

Trend industrial technology berikutnya yang tak kalah menariknya dan diminati oleh banyak kalangan adalah robotika. Terutama dalam industri manufaktur, kinerja mesin robotika ini tidak bisa diragukan lagi. 

Walau belum sepenuhnya mampu membaca interaksi manusia, misalnya dalam hal membaca ekspresi wajah atau kontak mata. Namun, kemampuannya dalam pengenalan suara dan gambar serta kemampuan analisisnya sudah cukup baik. Sehingga, teknologi robotics diklaim mampu menjalankan tugas yang bahkan terlalu kompleks untuk dilakukan oleh manusia.

Augmented Reality (AR)

Teknologi industri berikutnya yang booming adalah penggunaan Augmented Reality (AR). Teknologi yang satu ini memungkinkan sebuah perusahaan untuk membuat dan menguji suatu produk dalam dunia virtual sebelum produk tersebut diproduksi.

Simulasi produk tersebut diprediksi mampu memberikan efisiensi waktu dan kualitas produk yang lebih baik. Dengan demikian, pengguna akan memiliki pengalaman yang lebih baik. Contohnya adalah perusahaan Flex yang menggunakan teknologi AR sebagai solusi remote working efek pandemi Covid-19.

Internet of Things (IoT)

Tren teknologi berikutnya yang diprediksi akan booming dan menjadi prioritas industri adalah pemanfaatan Internet of Things (IoT). Dengan perkembangannya yang pesat dan keunggulannya yang semakin meluas, teknologi yang satu ini mampu memberikan nilai plus bagi industri dengan cara kemampuan dalam membuat suatu keputusan yang terukur dan tepat.

Sebuah perusahaan yang menggunakan data real time dari IoT ini berupaya meningkatkan efisiensi dan memperbaiki kualitas produknya. Selain itu, teknologi IoT juga menawarkan manajemen pemantauan jarak jauh serta pemeliharaan prediktif. Dengan adanya hal ini tidak salah jika teknologi IoT menjadi sangat berharga bagi perusahaan.

Perkembangan industri 4.0 dan adanya pandemi Covid-19 membuat munculnya beberapa tren teknologi industri dengan jumlah peminat yang cukup tinggi. Harapannya, dengan hadirnya tingkat teknologi yang semakin pesat mampu menciptakan produk yang berkualitas tinggi dengan lebih efisien. 

Posted in Internet | Leave a comment

Mengenal Komputer dengan Teknologi Kuantum dan Manfaatnya

teknologi kuantum

Mengenal Komputer dengan Teknologi Kuantum dan Manfaatnya – Istilah kuantum telah mulai dikenal oleh sebagian masyarakat, terutama yang berkaitan dengan teknologi. Salah satunya adalah teknologi komputer yang mengalami peningkatan paling cepat dalam hal perkembangan dan kemajuannya.

Misalnya, kecepatan komputer yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Meningkatnya kapasitas memori dan hardisk dan fungsi telepon genggam yang semakin bertambah dengan ukuran yang semakin kecil, dan sebagainya. 

Walau sudah mencapai peningkatan kemampuan yang mengagumkan. Namun, kecanggihannya belum bisa memuaskan keinginan manusia yang memiliki impian untuk menciptakan sebuah komputer super yang menggunakan quantum technology dengan kecepatan yang benar-benar super.

Komputasi Kuantum

Dalam hal mengolah suatu informasi, kecepatan komputer memang sangat ditentukan oleh prosesornya. Untuk teknologi komputer saat ini diupayakan dengan cara meningkatkan kerapatan transistor dalam chip prosesor.

Namun, cara yang satu ini tidak bisa dilakukan terus menerus karena ada saatnya ukuran transistor tersebut tidak bisa diperkecil lagi. Hal inilah yang membuat para pakar teknologi berusaha mencari teknologi baru yang disebut teknologi kuantum.

Merupakan bidang teknik dan fisika yang sedang berkembang dengan mengandalkan prinsip fisika kuantum. Komputasi kuantum (quantum computing) ini adalah salah satu contoh teknologi yang sedang dikembangkan saat ini dengan menggunakan prinsip-prinsip fisika kuantum.

Dengan kata lain, quantum technology merupakan perhitungan yang difokuskan pada pengembangan suatu teknologi komputer berdasarkan teori  kuantum. Hal ini berdasarkan pada banyaknya partikel atau bagian yang mungkin terjadi pada satu peristiwa, meskipun hal tersebut terlihat tidak mungkin.

Perbedaan Komputer Kuantum dan Komputer Konvensional

Komputer yang menggunakan teknologi canggih ini diharapkan menjadi terobosan teknologi terkini yang mampu mewujudkan komputer masa depan. Sistem yang dimiliki komputer kuantum ini tentunya memiliki cara kerja yang sama sekali berbeda jika dibandingkan dengan komputer konvensional saat ini.

Sebagai gambaran perbedaan antara kedua teknologi komputer tersebut adalah dalam hal kecepatan pengolahan informasi. Pada komputer konvensional, kode informasi menggunakan istilah “bits”. Sedangkan pada komputer dengan teknologi kuantum memiliki dua istilah yaitu “bits” dan “qubits”.

Untuk kode informasi “bits” ini terdapat dua kondisi yaitu nilai 1 atau 0 (biner), Kedua nilai tersebut kemudian diskalasi agar bisa memproses banyak data dengan menggunakan metode logic rate pada prosesornya. Jika chipset semakin mengecil, ada kemungkinan timbul data yang tidak presisi atau munculnya kesalahan data.

Sedangkan pada komputer dengan quantum technology menggunakan metode dasar pemrosesan quantum mechanic. Pada komputer canggih yang menggunakan qubits ini memiliki dua state yaitu 1 dan 0. Untuk nilainya sendiri tergantung dari yang melihatnya.

Perbedaan mendasar yang ada antara bits dan qubits ini terletak pada kekuatan pemrosesannya. Jika sebelumnya satu peristiwa hanya antara 1 atau 0 saja (biner), maka pada qubits bisa menjadi lebih dari satu kondisi.

Misalnya saja antara 1 dan 0 yang terjadi secara bersamaan. Sebagai perbandingan, jika 5 bits hanya bisa menghasilkan satu dari 20 probabilitas saja, sedangkan untuk 4 qubits bisa menghasilkan 20 probabilitas sekaligus.

Intinya, komputer dengan teknologi kuantum (quantum computing) mampu memproses permintaan apapun lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan komputer konvensional. Hebatnya lagi, energi yang dikeluarkan jauh lebih sedikit sehingga tipe komputasi jenis ini dianggap cukup efisien.

Manfaat Komputer Kuantum

Dalam berbagai bidang, adanya quantum computing mampu mengatasi berbagai masalah yang terjadi, mulai dari optimasi, simulasi hingga pembelajaran mesin. Beberapa bidang yang merasakan manfaat adanya komputer kuantum tersebut diantaranya adalah:

– Logistik

Dengan adanya komputer kuantum ini, proses pemindahan barang bisa dilakukan dengan lebih cepat karena memiliki sensor peralatan berteknologi canggih.

– Keuangan

Adanya komputer kuantum tersebut membantu lembaga keuangan mampu mengkarakterisasi anomali dalam transaksi. Selain itu, lembaga ini juga bisa mendeteksi adanya penipuan dengan cepat.

– Penerbangan

Di bidang penerbangan, komputasi kuantum bermanfaat untuk memberikan solusi saat menghadapi situasi yang rumit, misalnya saat ada badai besar. Dengan bantuan teknologi canggih ini akan mampu menemukan cara terbaik dalam pengalokasian sumber daya, menentukan alternatif optimal untuk rute, dan lain-lain.

Dengan memahami apa itu komputer yang telah memiliki teknologi kuantum, Anda bisa mengetahui apa perbedaan antara quantum computing dengan yang konvensional dan apa saja manfaatnya bagi bidang logistik, keuangan, dan penerbangan.

Posted in News | Leave a comment

Mengenal Asal-usul Teknologi Biochip, Prinsip Kerja, Keuntungan serta Kerugiannya

teknologi biochip

Mengenal Asal-usul Teknologi Biochip, Prinsip Kerja, Keuntungan serta Kerugiannya – Seiring berkembangnya peradaban manusia, teknologi yang digunakan pun ikut berkembang. Hampir di setiap aspek kehidupan ada teknologi tertentu yang terlibat. Kehadiran teknologi tersebut berguna untuk mempermudah dan membantu manusia menemukan hal yang baru supaya berkembang dan tumbuh lebih baik. Apalagi jika hal tersebut berkaitan erat dengan diri manusia itu sendiri.

Banyak hal bisa terjadi kepada tubuh manusia, entah itu karena virus, bakteri atau perubahan gen, DNA, dan lain sebagainya. Untuk mengetahui itu semua, para ilmuan dibidang bioteknologi mencari berbagai cara untuk menganalisa sehingga ditemukan cara terbaik untuk menghadapinya. Salah satu teknologi yang saat ini tengah dikembangkan dan digunakan terutama dalam dunia medis adalah biochip.

Apa Itu Teknologi Biochip?

Dalam ilmu biologi molekular, teknologi biochip merupakan sebuah subtrat yang direkayasa atau miniatur laboratorium yang bisa menjadi tempat untuk sejumlah besar reaksi biokimia simultan. Salah satu tujuan dari dibentuknya sebuah biochip adalah untuk menyaring sejumlah besar analit biologi secara efisien untuk berbagai tujuan, mulai dari diagnosa penyakit hingga deteksi agen bioterorisme.

Sejarah Teknologi Biochip

Sebelum menjadi secanggih saat ini, biochip sudah dikembangkan di awal abad ke-20. Pengembangannya dimulai dari pengerjaan teknologi sensor mendasar. Sensor portable yang pertama dibuat adalah elektroda pH kaca yang dibuat oleh Hughes pada tahun 1922. Konsep dasar dari penggunaan tempat pergantian ini adalah untuk menciptakan membran permselektif yang digunakan untuk mengembangkan ion lain.

Pada tahun 1953, struktur molekular DNA yang saat ini dikenal dengan double helix ditemukan oleh Watson dan Crick. Ini merupakan salah satu temuan biochip technology yang hingga saat ini sudah memberikan pengaruh besar terhadap penelitian genetik. Kemudian pada tahun 1977 muncul pengembangan teknik pengurutan yang dikembangkan oleh Gilbert dan Sanger.

Teknik pengurutan ini memungkinkan para peneliti untuk langsung membaca kode genetika yang menyediakan instruksi untuk protein sintetis. Penelitian ini menunjukkan bagaimana hibridisasi sehelai oligonukleotid bisa digunakan sebagai dasar untuk penginderaan DNA. Selain dari perkembangan tersebut, ada dua tambahan lain yang saat ini digunakan pada penelitian berbasis DNA modern.

Pertama pada tahun 1983, Kary Mullis menemukan teknik reaksi rantai polimerase atau polymerase chain reaction (PCR). Teknologi biochip ini merupakan sebuah metode memperkuat konsentrasi DNA. Kedua pada tahun 1986, Hood dan rekan-rekannya menemukan metode untuk melabeli molekul DNA dengan tag flurosen bukannya menggunakan radiolable.

Jadi pada kesimpulannya, teknologi ini merupakan suatu wadah atau alat yang membutuhkan teknologi transduksi dan pemrosesan sinyal, ditambahan dengan teknologi microarray, untuk mendapatkan hasil percobaan pengindraan. Teknologi ini akan membawa banyak manfaat bagi kehidupan manusia, terutama dalam mengetahui hal-hal yang bentuknya mikro yang bahkan sulit untuk dilihat oleh mata telanjang.

Prinsip Kerja Biochip

Sebagian besar biochip technology mengikuti empat langkah besar. Pertama, operator menghasilkan medan elektromagnetik berdaya rendah melalui sinyal radio. Kedua, biochip yang sudah ditetapkan dihidupkan. Ketiga, chip yang sudah diaktifkan mentransmisi kode identifikasi secara terbalik ke operator. Keempat, pembaca memperkuat kode yang diterima dan mengubahnya menjadi bentuk digital yang akhirnya ditampilkan di LCD.

Keuntungan dan Kerugian Teknologi Biochip

Secanggih apapun teknologi yang ada, teknologi tersebut pasti memiliki dua sisi yang menguntungkan dan merugikan. Beberapa keuntungan dari biochip ini adalah teknologi ini bisa digunakan untuk menyelamatkan orang sakit. Karena ukurannya yang sangat kecil, ini justru menjadi sangat kuat dan bekerja cepat. Teknologi ini juga bisa mengidentifikasi orang secara individual.

Sedangkan beberapa kerugian dari biochip adalah harganya yang mahal. Teknologi ini juga menimbulkan masalah berbahaya terkait privasi seorang individu. Dengan adanya biochip juga menandakan akhir dari kebebasan manusia sebagai individu dan kehormatan diri. Kehadiran teknologi ini juga akan memunculkan kemungkinan setiap orang bisa dikendalikan oleh orang lain.

Terlepas dari keuntungan dan kerugian dari teknologi biochip, perkembangan teknologi ini tidak bisa dipungkiri sudah hadir di tengah-tengah kehidupan manusia. Hanya saja, setiap manusia harus bijak dalam menggunakannya dan memanfaatkannya hanya demi kebagian makhluk hidup, utamanya manusia. Jangan sampai teknologi ini justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi saja.

Posted in Internet | Leave a comment

Cara Kerja Sistem Pengenalan Wajah Google

pengenalan wajah Google

Cara Kerja Sistem Pengenalan Wajah Google – Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, semakin canggih pula sistem keamanan yang digunakan untuk menjaga dan melindungi data pribadi seseorang. Beberapa sistem tersebut diantaranya adalah dengan menggunakan kartu identitas (Identification Card), PIN (Personal Identification Number), dan kata sandi (password).

Baca artikel lain di : https://ronif.com/

Kenyataannya, masih ada saja hacker yang dengan mudah meretas sistem keamanan tersebut. Untuk mengatasi hal ini, diciptakanlah sebuah sistem keamanan biometrik. Salah satu teknologi biometrik yang populer dan diminati oleh pengguna adalah sistem pengenalan wajah (face recognition). Sistem keamanan yang satu ini dianggap lebih akurat dan sulit untuk dipalsukan.

Tipe Device Face Recognition

Dalam pengaplikasian Google face recognition, sistem ini membutuhkan peralatan kamera untuk proses pengidentifikasiannya. Terdapat 2 tipe device yang bisa digunakan untuk pengambilan data informasi berupa kode yang berdasarkan bentuk geometri wajah.

Kedua tipe tersebut adalah tipe pengambilan secara 2D dan secara 3D. Faktanya, penggunaan tipe 3D dianggap lebih menguntungkan. Itu sebabnya banyak perangkat keamanan yang lebih memilih menggunakan face recognition system 3D.

Alasannya adalah, sistem pengenalan wajah Google ini diklaim lebih spesifik dan memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi jika digunakan sebagai kode pengenal. Sistem ini mampu menangkap foto dan mengenali bagian-bagian khusus permukaan wajah manusia secara 3D.

Cara Kerja Sistem Face Recognition

– Deteksi Wajah

Ini dilakukan dengan mengambil foto wajah manusia. Caranya adalah dengan memindai (scan) foto 2D secara digital. Atau, bisa juga dilakukan dengan menggunakan video untuk pengambilan foto wajah 3D.

– Penjajaran

Cara kerja Google face recognition kedua setelah berhasil mendeteksi wajah adalah, software tersebut akan menentukan ukuran, posisi, dan sikap kepala. Pada software 3D memiliki kemampuan untuk mengenali foto wajah manusia hingga 90 derajat. Sedangkan software 2D, posisi kepala manusia harus menghadap ke kamera minimal 35 derajat.

– Pengukuran

Proses selanjutnya adalah, software sistem akan mengukur setiap lekukan yang ada pada bagian wajah. Adapun skala yang digunakan adalah sub-milimeter (microwave). Dari hasil pengukuran tersebut dibuatlah sebuah template.

– Representasi

Berdasarkan template tersebut, kemudian akan diterjemahkan dalam sebuah kode unik. Fungsi kode unik pada pengenalan wajah Google tersebut untuk mempresentasikan setiap wajah yang telah dipindai.

– Pencocokan

Tahap berikutnya adalah proses pencocokan antara foto wajah yang telah direpresentasikan dengan ketersediaan foto wajah dalam basis data. Hal ini bisa dilakukan jika kedua hal tersebut sama-sama 3D.

Sayangnya, masih ada tantangan yang harus dihadapi untuk proses pencocokan antara representasi 3D dengan basis data foto 2D. Namun, dengan menggunakan sistem Google face recognition, hal tersebut bisa dilakukan.

Saat pengambilan foto wajah 3D, software akan mengidentifikasi beberapa titik. Umumnya, terdiri dari 3 titik yaitu mata bagian luar, mata bagian dalam, dan ujung hidung. Kemudian, software akan mengubah gambar 3D menjadi 2D berdasarkan hasil pengukuran tersebut dan dibandingkan dengan gambar wajah manusia 2D yang terdapat pada basis data.

– Verifikasi atau Identifikasi

Tahap berikutnya adalah verifikasi, yaitu proses mencocokkan dengan perbandingan satu banding satu. Sedangkan proses identifikasi adalah kegiatan membandingkan foto wajah yang telah diambil dengan seluruh gambar dalam basis data yang memiliki kemiripan.

Sebagai contoh, pengambilan foto wajah yang dicocokkan dengan database dari DPO kasus pembunuhan atau kasus lainnya. Dengan menggunakan sistem pengenalan wajah Google ini, maka software akan langsung memberitahukan identitas dari DPO tersebut.

– Analisis Tekstur Wajah

Cara kerja berikutnya dari software face recognition adalah kemajuan teknologinya yang menggunakan biometrik kulit atau tekstur pada bagian kulit untuk lebih meningkatkan akurasi hasil pencocokan antara foto dengan database.

Hanya saja, terdapat beberapa faktor yang bisa membuat proses analisis tekstur wajah ini tidak berfungsi. Diantaranya adalah:

– Adanya pantulan cahaya dari kacamata atau foto wajah seseorang yang sedang menggunakan kacamata matahari.

– Pencahayaan yang kurang tepat.

– Rambut panjang yang menutupi bagian tengah wajah.

– Tingkat resolusi foto yang rendah.

Itulah cara kerja dari sistem face recognition yang dimulai dari pendeteksian wajah hingga analisis tekstur wajah. Ini merupakan kecerdasan dalam mengenali wajah seseorang yang diadaptasi oleh komputer. Dengan menggunakan sistem pengenalan wajah Google ini, diharapkan tingkat keamanan akan lebih terjamin dibandingkan dengan menggunakan sistem pada umumnya. 

Posted in News | Leave a comment