Hastag di Instagram Tidak Menambah Engagement

Hashtag merupakan bagian tak terpisahkan dari konten media sosial. Setiap kali orang ingin memposting sesuatu, baik di Twitter, Instagram, maupun Facebook, tak jarang mereka menyelipkan hashtag yang mewakili isi postingan tersebut. Sebagai salah satu jejaring sosial terpopuler, Instagram menarik minat banyak internet marketer untuk berpromosi. Dan dalam rangka meningkatkan user engagement, mereka sering menerapkan teknik-teknik khusus seperti memakai hashtag secara berlebihan. Tapi, apakah cara ini efektif?

Hastag di Instagram Tidak Menambah Engagement
image source: tehix.org

Tidak selalu

Jika anda merupakan pengguna aktif Instagram, anda mungkin sudah sering melihat bagaimana post yang punya banyak hashtag hanya di-like beberapa puluh atau ratus akun saja. Sebaliknya, unggahan yang tidak punya hashtag sama sekali tapi dipost oleh selebritis punya banyak sekali like. Yap, dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa hashtag sebenarnya tidak secara langsung berpengaruh terhadap jumlah follower dan engagement. Namun begitu, masih banyak yang beranggapan bahwa hashtag punya andil besar dalam menambah follower.

Lalu, apakah hashtag tidak ada gunanya? Ini juga tidak benar. Hashtag tetap bisa meningkatkan visibilitas dari unggahan, tapi kita tidak bisa berharap berlebihan, misalnya agar unggahan mendapatkan jumlah like ratusan ribu. Yang lebih menentukan jumlah like adalah kepopuleran akun serta seberapa viral konten yang diposting. Jika konten yang dipos go-viral, maka tanpa hashtag sekalipun jumlah like pasti akan sangat tinggi. Selain itu, orang juga lebih tertarik untuk membagikan konten tersebut. Lalu, bagaimana cara meningkatkan value dari hashtag? Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda coba:

Tag akun populer

Salah satu cara meningkatkan atensi publik terhadap unggahan Instagram adalah dengan men-tag akun-akun populer. Ini mungkin tidak secara langsung menambah like. Tapi jika akun tersebut memutuskan untuk me-link balik, follower akun bersangkutan akan mampir ke akun anda. Alhasil, jumlah like akan bertambah jika follower menganggap konten anda berkualitas. Kita bisa men-tag hingga 20 akun pada setiap post, jadi pergunakanlah secara bijak. Jangan melakukan spam karena ini bisa berakhir dengan blacklist pada akun anda.

Manfaatkan micro-influencer

Micro influencer adalah akun-akun yang belum besar, tapi sedang berkembang ke arah sana. Jumlah akun Instagram micro sebenarnya jauh lebih banyak ketimbang akun-akun yang punya ratusan ribu hingga jutaan follower. Untuk mem-post produk di akun ternama, anda harus merogoh kocek dalam-dalam. Bahkan ada yang mematok harga belasan juta rupiah sekali posting. Nah, jika tidak ada dana untuk itu, anda bisa beralih ke akun micro.

Tidak masalah jika anda berpromosi ke akun dengan follower 1.000 hingga 50.000. Asalkan promosi dilakukan secara rutin, target audiens pasti akan meningkat. Dan ini akan berdampak secara langsung pada penjualan. Micro-influencer seperti ini biasanya tidak mematok harga terlalu tinggi sebab mereka punya jumlah follower terbatas. Cara ini lebih efektif untuk meningkatkan user engagement ketimbang memakai hashtag secara berlebihan.

Hastag di Instagram Tidak Menambah Engagement 2
image source: instaboosta.com

Tingkatkan kualitas konten

Faktanya kualitas konten punya efektivitas lebih tinggi daripada hashtag. Banyak post Instagram yang viral tanpa perlu hashtag sama sekali. Lalu, apa yang membuat unggahan terlihat menarik? Yang pertama, konten yang dibuat harus mengandung topik-topik yang sedang tren. Misalnya saja, belakangan ini aplikasi Tik Tok sedang tren di dunia maya. Banyak post Instagram yang mendapatkan like tinggi karena men-share video Tik Tok. Anda bisa memanfaatkan ini untuk menambah follower dan meningkatkan user engagement.

Yang juga penting adalah bagikan unggahan di jam-jam sibuk atau ketika orang sedang aktif-aktifnya bermain Instagram, biasanya di kisaran jam 11-1 siang, dan jam 7-9 malam. Selain video, foto juga bisa menarik banyak like. Hanya saja anda harus membuatnya semenarik mungkin secara visual. Selain itu, idenya juga harus brilian. Jangan hanya comot gambar dari internet lalu me-repost di akun. Ini terlihat tidak menarik bagi banyak orang.

Libatkan follower

Cara lain yang juga efektif dalam meningkatkan engagement adalah melibatkan follower secara langsung. Misalnya saja, anda bisa mengadakan program giveaway dan memberikan hadiah kepada mereka yang ikut serta. Buat persyaratan khusus, yaitu me-mention akun anda dan membuat tag yang relevan. Selain itu, minta juga mereka men-share unggahan tersebut ke beberapa akun lain. Ini pasti bisa meningkatkan traffic menuju post tersebut.

 

This entry was posted in Internet and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *