Bagaimana Cara Mengoptimasi Landing Page?

cara mengoptimasi landing page

Istilah landing page mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda. Landing page adalah halaman yang dibuat khusus untuk keperluan konversi. Pada halaman tersebut tersaji berbagai informasi serta ajakan bagi pembaca untuk mendaftar program yang ditawarkan. Landing page sama sekali berbeda dengan homepage. Jika pada homepage jarang terdapat informasi call to action, di landing page elemen ini bisa ditemukan dengan mudah.

Seperti membuat artikel, ada beberapa bagian dari landing page yang bisa dioptimasi agar nilai konversinya menjadi semakin besar. Selain untuk meningkatkan sales, halaman ini juga sering dibuat untuk kebutuhan CPA dan list building. Lantas, bagaimana cara mengoptimasi landing page? Berikut ini adalah beberapa tips penting untuk anda:

Tentukan tujuan

Landing page harus benar-benar fokus pada satu tujuan. Jika anda punya beberapa goal, buatlah  beberapa landing page berbeda untuk setiap goal tersebut. Fokus pada satu tujuan saja sebab ini membantu meningkatkan konversi. Belajarlah dari para kompetitor. Dalam setiap niche, biasanya ada banyak webmaster yang bersaing untuk mendapatkan klien.

Mereka sering memakai landing page untuk keperluan promosi. Kunjungi saja halaman yang dibuat tersebut. Baca kontennya dan pelajari bagaimana mereka menjabarkan maksud dan tujuan untuk membuat orang tertarik bergabung. Ada berbagai pendekatan yang bisa dilakukan sesuai dengan target audiens yang diinginkan. Tidak ada salahnya belajari dari metode pendekatan yang para internet marketer sering pergunakan.

Responsif

Template responsif sangat penting mengingat halaman ini tidak hanya diakses dengan komputer saja, melainkan juga perangkat lain, seperti Smartphone dan tablet. Pada website, kita seringkali disarankan memakai template responsif agar pembaca lebih mudah bernavigasi. Ini berlaku juga untuk landing page. Dengan mendesain landing page yang gampang dibuka lewat ponsel, anda tidak akan kehilangan konversi. Jumlah pengguna mobile meningkat secara signifikan setiap tahunnya, bahkan menyaingi pengguna komputer PC. Maka dari itu, jika ingin memaksimalkan profit, jangan lupa terapkan trik yang satu ini.

Call To Action

Pesan Call To Action mempengaruhi minat orang untuk mendaftar program yang ditawarkan. Kata-kata seperti Submit atau Kirim sudah sering dipakai pada landing page. Cobalah pakai kata yang lain, yang punya makna serupa, tapi lebih menggugah rasa penasaran. Misalnya, kalimat Kirim diganti menjadi ‘Dapatkan Sekarang Juga’. Jika program yang ditawarkan sudah membuat mereka tertarik, pemilihan kalimat Call To Action yang tepat akan membuat mereka semakin penasaran dan tidak ingin menunggu lebih lama lagi.

Percaya atau tidak, tapi trik sederhana ini mempengaruhi nilai konversi. Tidak peduli seberapa cantik desain landing page yang dibuat, orang akan enggan untuk bergabung jika anda ‘ogah-ogahan’ mengajak mereka. Call To Action yang baik menunjukkan antusiasme yang besar kepada member yang ingin bergabung. Pilihlah kata yang formal, tapi membuat anda dan pembaca terasa lebih dekat. Contoh lainnya adalah mengganti kata Kirim menjadi ‘Yuk, Gabung Sekarang!” Bisa dilihat, Call To Action yang kedua terdengar lebih bersemangat dan serius.

Optimasi semua bagian

Ada banyak elemen dalam sebuah landing page. Semuanya bisa dioptimasi secara maksimal. Pertama, dari segi konten, tulisan harus readable. Jika merasa kurang yakin, pakai jasa tulis profesional untuk mengoreksi konten yang dibuat. Atau anda bisa sekalian meminta mereka membuatkan konten berkualitas. Tidak hanya enak dibaca, tapi tulisan juga harus berbobot dan bisa meningkatkan konversi.

Kemudian, beberapa paragraf perlu diberikan penanda khusus, seperti bold, italic, dan underline. Kustomisasi lain seperti warna dan ukuran font juga bisa diterapkan untuk membuat landing page lebih hidup. Tips penting lainnya, navigasi harus jelas. Penempatan gambar, kolom sign up, dll harus tepat dan mudah ditemukan. Kemudian jika anda ingin memonetisasi halaman dengan PPC, boleh-boleh saja, tapi konsekuensinya adalah pembaca di-redirect ke halaman lain. Fokuslah pada satu task saja. Sebaiknya hindari terlalu banyak formulir pendaftaran agar pembaca tidak merasa kebingungan. Nah, semoga dengan ini anda tahu bagaimana cara mengoptimasi landing page yang benar.

This entry was posted in Internet and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *